Taman Tuah Melayu di Jalan Raja Haji Fisabilillah, dekat di Simpang Gelael, Seipanas yang dibangun PGN diresmikan dan diserahkan pengelolaannya kepada Pemko Batam, Kamis (17/1). Taman ini dilengkapi fasilitas wifi serta pengisian daya ponsel dan laptop.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Forum Tanggungjawab Sosial Perusahaan (TSP) Kota Batam dibentuk sebagai wadah bagi pengusaha dan dunia usaha untuk bisa bersama menyisihkan sebagian dari keuntungan perusahaan kepada pembangunan Batam. Di mana Batam sudah menjadi tempat untuk menjalankan bisnis dan usaha.

“Jadi inilah bentuk kepedulian dari dunia usaha kepada Batam dan masyarakat. Berbagai lewat pembangunan Batam yang lebih baik,” kata ketua TSP Pemko Batam, Johanes Kennedy, Jumat (25/1).

Ia mengatakan, saat ini sudah mulai banyak perusahaan yang bergabung. Hampir semua BUMN sudah menyatakan komitmennya. Perusahaan asing pun sudah banyak yang bergabung. Termasuk beberapa perusahaan lokal.

“Kalau perbankan dan BUMN lainnya sudah masuk. Ada beberapa perusahaan asing pun sudah gabung. Bahkan beberapa di antaranya sudah langsung bekerja,” katanya.

Sementara Ketua Kadin Batam, Jadi Rajagukguk juga meminta perusahaan-perusahaan yang tergabung dalam Kadin Batam untuk bergabung dalam TSP. Di mana TSP ini bisa dijadikan pengusaha untuk berbagi dengan masyarakat lewat penataan kota Batam.

“Kita apresiasi semua perusahaan yang sudah bergabung dalam forum TSP ini. Dan memang forum ini dibentuk karena kepedulian pengusaha dan dunia usaha untuk memajukan Batam,” katanya.

Menurut Jadi, sangat banyak perusahaan di Batam yang sudah punya untung. Tetapi belum semuanya menyalurkan CSRnya.

“Jadi dalam hal ini, keuntungan yang disisihkan tidak besar kok. Dan ini memang untuk Batam. Kita sudah mencari nafkaf di Batam ini, dan sangat wajar kalau kita menjaga dan membangunnya,” ujarnya.

Sementara itu, kepala dinas pariwisata Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, rencana forum TSP untuk menata objek wisata dan membuat taman sangat penting untuk pengembangan pariwisata di Batam. Di mana Batam sedang giat untuk mendorong Batam sebagai kota pariwisata.

“Kita sangat berterima kasih kepada pengusaha yang sudah berniat untuk menambah kecantikan dan keindahan Batam. Inilah bentuk kepedulian pengusaha kepada Batam'” katanya. (ian)