batampos.co.id – Ribuan pelajar tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP) hingga Sekolah Menengan Atas (SMA) se-Kota Batam mengikuti apel akbar pelajar se-Kota Batam di halaman Polresta Barelang, Selasa (22/1/2019) pagi. Dalam apel itu, para pelajar mendeklarasikan diri sebagai generasi yang tertib berlalu lintas.
Kapolresta Barelang Kombes Hengki mengatakan, kegiatan Milenial Road Safety Festival ini dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia. Dimana, kegiatan dari Kakorlantas Mabes Polri ini dimaksudkan untuk menanamkan tertib berlalu lintas kepada generasi muda dan bisa menjadi contoh yang baik dalam berkendara.
”Paling tidak, dapat mengurangi tingkat fatalitas kecelakaan yang mengakibatkan meninggal dunia, luka berat, luka ringan maupun kerugian materi lainnya,” ujar Hengki, kemarin.
Adapun kegiatan puncak dari Milenial Road Safety di Kota Batam, akan dilaksanakan pada tanggal 24 Februari 2019 mendatang. Pada acara puncak itu, akan diisi berbagai kegiatan. Mulai dari kegiatan ketangkasan mengendarai sepeda motor dan pengetahuan dalam berkendara yang baik di jalanan.
”Berbagai event yang sudah dirancang oleh Direktorat Lalu Lintas Polda Kepri bersama Jasa Raharja dan Polresta Barelang, ada lomba dan sebagainya. Tentu juga hadiah menarik bagi peserta,” katanya.
Hengki juga meminta kepada orangtua di Kota Batam tidak memberikan kendaraan kepada anaknya yang masih di bawah umur. Dimana, kecelakaan lalu lintas yang terjadi selama ini banyak yang menjadi korban di kalangan pelajar.
”Mereka generasi penerus bangsa. Di Batam itu ada 80 sampai 100 orang yang meninggal dunia. Dimana pe-nyumbang tertinggi merupakan pelajar dan masyarakat,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam Hendri Arulan menyampaikan, pihaknya sudah menyebarkan surat edaran atau imbauan kepada sekolah untuk melarang siswanya membawa kendaraan ke sekolah. Pihaknya juga sudah melakukan penandatanganan nota kesepahaman dengan Polresta Barelang.
”Kami mohon orangtua melarang anak-anaknya membawa sepeda motor. Kami sudah sampaikan ke sekolah, melalui sosialisasi maupun surat resmi,” ujarnya. (egi)
