batampos.co.id – Pasokan bahan bakar minyak (BBM) jenis premium hingga kemarin (24/1) belum juga stabil. Bahkan di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di wilayah Sagulung dan Batuaji, pasokan premium tidak merata, ada SPBU yang punya stok ada juga yang kosong. Akibatnya, di SPBU yang masih punya persedian, memicu antrean panjang baik kendaraan roda dua maupun roda empat.
Ahmad, petugas SPBU Airmas Tanjunguncang, Batuaji, mengaku pasokan premium dari Pertamina seperti biasa, yaitu 20 hingga 24 ton perhari tergantung pesanan. Biasanya, kata dia, pengiriman dari Pertamina datang sekitar pukul 16.00 WIB, tapi pagi keesokan harinya langsung habis.
“Pengiriman hampir setiap hari, tapi hanya bertahan sampai pagi jam 08.00 sudah kosong lagi,” ujarnya, Kamis (24/1/2019).
Diakuinya, tingginya jumlah kendaraan baik roda dua maupun roda empat di wilayah daerah Batuaji, menyebabkan kebutuhan premium sangat tinggi. Kendati demikian, sambungnya, pihak SPBU Airmas Tanjunguncang hingga saat ini belum mengajukan permintaan penambahan jumlah kuota premium ke Pertamina.

Sementara itu, pantauan di SPBU Tembesi, juga tampak antrean panjang kendaraan roda dua dan roda empat. Menurut sejumlah pengendara, antrean kerap terjadi setiap pagi, bahkan sebagian pengendara tidak kebagian meski sudah alam antre. Akhirnya, mereka terpaksa membeli di pedagang eceran di pinggir jalan atau pertamini.
“Tadi sudah antre di pompa premium, tapi karena habis terpaksa beralih ke pertalite,” kata Jaya, pengendara yang ditemui di SPBU Tembesi kemarin.
Di SPBU Merapi Subur juga terjadi antrean panjang untuk roda dua di bio premium. Kondisinya sama, setiap pagi hari juga kerap terjadi antrean panjang di pompa premium. Begitu juga di SPBU Tanjunguncang, Batuaji, pasokan premium kosong sedari pagi hingga siang hari.
“Padahal jumlah dalam sekali pengiriman 18 kilolter sampai 24 kiloliter. Tapi tidak bertahan lama, pagi hari sudah habis. Belum lagi yang memakai surat rekomendasi juga membeludak,” kata Hadi, petugas SPBU Tanjunguncang kemarin. (eja)
