Senin, 27 April 2026

Jelang Imlek, Celengan Babi Laris Manis

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Tanggal 5 Februari 2019 merupakan Tahun Baru Imlek 2570 yang disebut sebagai tahun babi tanah. Sejumlah pernak-pernik Imlek bertemakan hewan berhidung khas itu, ramai dijajakan di sejumlah pusat perbelanjaan di Kota Batam.

Selain hiasan lampion, tulisan di lembaran merah bertinta emas, patung dewa, gambar 12 shio, juga angpao, terdapat satu benda yang turut menjadi bagian dari pernak pernik Imlek yakni, celengan. Memang, di setiap perayaan Imlek, produk berbentuk celengan turut hadir sesuai shio di tahun tersebut. Kali ini, celengan berbentuk babi menjadi lebih bermakna sesuai dengan arti dari celengan itu sendiri.

Seorang tetua warga Tionghoa Batam Aseng mengatakan, celengan dalam sejarahnya berkaitan erat dengan babi.

“Celengan diambil dari kata celeng (bahasa Jawa) yang berarti babi, dan di zaman kuno disebut piggy bank yang digunakan sebagai tabungan rumahan,” ujar Aseng.

Kakek 83 tahun itu berkisah, sekira 91 sebelum masehi (SM) terlahir anak bernama Gongsun Hong dalam keadaan miskin. Ia besar dengan menjadi pe-ngembala babi dan pekerjaan paruh waktu lainnya. Namun, berkat tekadnya ingin menjadi orang yang berguna, ia pun membuat tempat penyimpanan uang berbentu babi dari tanah liat.

“Hingga di usia 40 tahun ia berhasil menjadi seorang profesor di Mahkamah Kaisar Wu. Ilmu itu yang kemudian turun temurun dan mulai diamalkan saat Dinasti Tang berkuasa, dengan menjadikan celengan sebagai perangkat tabungan rumahan,” terangnya.

Dari sejarah ini, hadirnya pernak-pernik Imlek berupa celengan berbentuk babi atau disebut celengan Babi Fu menarik kepercayaan warga Tionghoa untuk memilikinya. Bahwa, rezeki akan terus datang dan berlimpah.

“Selain bentuknya yang menggemaskan, juga balik ke kepercayaan dari orang tua-tua kalau celengan babi membawa peruntungan dalam hal rezeki,” ucap Jhony, pembeli celengan babi di Nagoya Hill.

Ada juga yang berpendapat, rezeki yang didatangkan dari celengan babi tidak hanya berbentuk uang tapi juga anugerah dalam memiliki momongan. Maka tak heran, desain celengan babi sempena Imlek ini dihadirkan dalam bentuk paket babi sekeluarga. Ada yang berukuran paling besar disebut sebagai ayah, berukuran sedang sebagai ibu, dan ukuran kecil sebagai anak.

“Menarik untuk punya, apalagi buat saya yang baru berumah tangga,” tutur Siska, yang membeli paket celengan babi tersebut.

Desainnya yang dibuat semenarik mungkin dengan badan membengkak dan warna keemasan, membuat celengan babi tidak terlihat buruk.

Para pedagang pun mengaku, celengan babi merupakan salah satu incaran yang diminati konsumen selain angpau. Sementara untuk harga juga ditawarkan terjangkau dari puluhan ribu sampai ratusan ribu rupiah.(nji)

Update