Jumat, 3 April 2026

Harga Tiket Mahal, 363 Penerbangan Batal, sepanjang Januari Ini

Berita Terkait

batampos.co.id – Sebanyak 363 jadwal penerbangan dari Bandara Hang Nadim Batam terpaksa dibatalkan sepanjang Januari 2019 ini (dari tanggal 1 hingga 24) atau rata-rata 15 penerbangan sehari. Pembatalan dilakukan karena penumpang sepi menyusul mahalnya harga tiket pesawat.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, mengatakan pembatalan jadwal penerbangan ini dilakukan sejumlah maskapai penerbangan. Namun yang paling banyak dibatalkan adalah jadwal penerbangan Lion Air, yakni sebanyak 212 penerbangan sepanjang Januari 2019.

Lalu disusul Garuda Indonesia dengan 67 penerbangan, Citilink 50 penerbangan, Wings Air 30 penerbangan, Sriwijaya Air 3 penerbangan, dan Batik Air 1 penerbangan.

“Periode-periode sebelumnya memang ada pembatalan, tapi tidak sebanyak ini,” kata Suwarso, Jumat (25/1/2019).

Suwarso mengatakan, tingginya harga tiket menurunkan animo masyarakat menggunakan jasa transportasi udara. Ia menyebut, belakangan ini sejumlah maskapai penerbangan memang menjual tiket dengan harga ambang batas atas. Akibat sepinya penumpang ini, beberapa maskapai juga me-ngurangi jadwal penerbangan dari Batam ke beberapa rute.

Misalnya Garuda Indonesia rute Batam-Soekarno-Hatta Jakarta. Jika biasanya ada lima kali penerbangan dalam sehari, kini tinggal tiga kali penerbangan.

Begitu juga Lion Air. Saat ini maskapai tersebut hanya melayani satu kali penerbangan untuk rute Bandara Hang Nadim ke Bandara Soekarno-Hatta.

“Sebelumnya ada beberapa penerbangan. Jadi, bukan rutenya hilang, tapi jumlahnya dikurangi,” kata Suwarso.

Ia mengatakan, pengurangan jumlah penerbangan ini tak jadi persoalan. Karena jika jumlah penumpang tidak memadai, maskapai boleh mengurangi jadwal penerbangan.

“Sepi, gak mungkin dipaksa (menjalani penerbangan sebanyak biasanya),” ujarnya.

Terminal keberangkatan Hang Nadim.
foto: batampos.co.id / cecep mulyana

Suwarso mengatakan, dalam kondisi normal jumlah penumpang yang berangkat melalui Hang Nadim mencapai 6 ribu hingga 7 ribu orang per hari. Namun saat ini rata-rata hanya ada 5 ribuan penumpang per hari.

“Sekitar 3 hari lalu agak (merosot), hanya 5.100 orang. Namun kini sudah di angka 5.300 orang,” ucapnya.

Ia menambahkan, Lion Air memang menjadi maskapai dengan pembatalan penerbangan terbanyak dari Hang Nadim, Batam. Ini karena Lion Air memiliki rute yang paling banyak yang dilayani dari Batam.

Maskapai berlogo singa ini juga memiliki penerbangan yang cukup padat tiap harinya. Dari sekitar 140 penerbangan per hari di Hang Nadim, sebagian besar merupakan penerbangan Lion Air.

Sementara District Manager Lion Air Batam, M Zaini Bire, mengatakan pembatalan penerbangan itu merupakan hal yang wajar. Ia juga mengklaim, sepinya penumpang saat ini bukan dikarenakan harga tiket yang mahal. Melainkan memang karena bukan musim liburan.

“Saat low season memang biasa begini,” katanya, Jumat (25/1/2019).

Ia mengatakan, pengurangan jadwal penerbangan Lion Air dari Batam dilakukan ke sejumlah rute. Misalnya Batam-Pekanbaru, Batam-Padang, Batam-Surabaya, dan lainnya.

“Batam ke Pekanbaru itu biasa tiga kali penerbangan per hari, jadi dua. Begitu juga ke Padang,” ucapnya.

Pantauan Batam Pos di terminal keberangkatan Bandara Hang Nadim, Jumat (25/1/2019), memang terlihat lengang. Nyaris tidak ada tumpukan calon penumpang di pintu keberangkatan. Begitu juga di konter-konter check in, tidak terlihat ada antrean calon penumpang dalam jumlah banyak.

Lalu lalang kendaraan yang mengantarkan calon penumpang juga tidak padat. Dalam hitungan 10 menit, hanya beberapa kendaraan saja yang mengantarkan penumpang di terminal keberangkatan.

Suasana sepi juga terlihat di pintu kedatangan Hang Nadim. Jumlah penumpang yang turun juga tidak terlalu banyak.(ska)

Update