batampos.co.id – Keberadaan sepeda lipat (folding bike) memberikan dampak positif dalam menggairahkan budaya bersepeda. Di Batam, mulai digemari hingga para pecintanya membuat sebuah komunitas bernama Batam Folding Bike.
”Komunitas ini resmi terbentuk di acara kenduri sepeda lipat Batam, Minggu (27/1/2019) kemarin,” kata Ketua Batam Folding Bike terpilih, Indra Harianto, Senin (28/1/2019).
Acara tersebut diisi dengan aktivitas gowes sepeda lipat dari Dataran Engku Putri Batam Center menuju Pantai Tanjungbemban.
”Di sana (Tanjungbemban) kami membentuk komunitas ini dengan liwetan (makan nasi beralas daun) bersama dan lucky draw,” terang Indra.
Ia menjelaskan, terbentuknya komunitas Batam Folding Bike agar dapat merangkul para pecinta sepeda lipat dan menggairahkan tren bike to work.
”Menggunakan sepeda sebagai sarana transportasi kerja dapat mengurangi polusi dari kendaraan bermotor. Sehingga keasrian lingkungan dapat terjaga,” ungkapnya.
Komunitas yang kini beranggotakan 90 orang tidak membatasi siapa saja yang ingin bergabung. Mulai dari anak-anak, pria maupun wanita dapat ikut dalam komunitas Batam Folding Bike. Ia mengimbau agar para pemilik sepeda lipat dapat bergabung di komunitas tersebut, dengan mengunjungi Sekretariat Batam Folding Bike di Saung Sunda Sawargi, Batam Center.
”Kami ingin menggairahkan semangat warga Batam untuk menggunakan sepeda yang aman dan nyaman di bawa kemana-mana, yakni sepeda lipat ini,” ujar Indra.
Dalam programnya, Batam Folding Bike bakal rutin menggelar kenduri sepeda lipat Batam sekali sebulan. Di samping itu, pihaknya juga mempersiapkan diri untuk bisa mengikuti Jambore Sepeda Lipat Nasional (Jamselinas) ke-9 di Palembang, September mendatang.
”Ditargetkan, Jamselinas juga bisa diadakan di Batam tahun-tahun berikutnya,” ucap Indra. (nji)
