batampos.co.id – Pemerintah Kota Batam tahun ini akan melanjutkan rencana pelebaran jalan di Jalan Gajah Mada atau Tiban Princes menuju Tiban Mentarau, Sekupang.
Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Yumasnur mengatakan pelabaran jalan tersebut merupakan salah satu mengurai kemacetan di arah Tiban ke Batamcenter maupun sebaliknya.
“Kami rencanakan tiga lajur kiri dan tiga jalur kanan. Itu kalau cukup lahannya. Namun jika tidak empat lajur dulu,” kata dia, Senin (28/1/2019).
Akibat pelebaran ini ada beberapa bangunan milik warga yang terdampak. Untuk itu pihaknya bersama camat sudah memberikan sosialisasi kepada masyarakat agar bisa merapikan bangunan sebelum pengerjaan berlangsung.
“Ini pengerjaannya bertahap. Jadi tidak langsung selesai tahun ini. Kan panjang itu sampai ke belakang. Hampir sama dengan pengerjaan jalan Simpangkuda,” jelasnya.
Saat ini proyek sudah masuk tahap lelang. Pengerjaan diperkirakan dimulai dalam waktu dekat ini. Ia menyebutkan pengerjaan menggunakan anggaran APBD tahun ini. “Mungkin Maret atau April sudah jalan. Nanti kami mulai dengan merapikan bangunan di sekitar jalan dulu,” lanjutnya.
Sementara itu, Camat Sekupang. Muhammad Arman mengatakan ada banyak bangunan yang terdampak dari pelebaran jalan. Menurutnya sosialslisasi sudah dilakukan beberapa kali.
“Seperti pencucian mobil itu. Mereka minta waktu membongkar sendiri hingga pengerjaan dimulai nanti,” sebutnya.
Arman menjelaskan pelebaran ini untuk mengantisipasi kemacetan terutama di jam padat atau waktu sibuk. Nanti pelebaran hingga Tiban Mentarau.
“Mungkin bisa jadi sampai belakang juga. Kan kemarin katanya ada rencana ring road juga,” ucapnya.
Beberapa pedangang buah juga sudah mulai memindahkan kios mereka. Tinggal menunggu bangunan permanen milik pedagang.
“Kan ada kanopi mereka juga yang terdampak. Jadi mereka suka rela bongkar sendiri,” ujarnya. (yui)
