F. Ryan Agung/Batam Pos
Suasana rapat koordinasi pertandingan 757 Kepri Jaya lawan Persija Jakarta di Sekretariat 757 Kepri Jaya FC, Batam, Rabu (30/1/2019).

batampos.co.id – Mengejar defisit enam gol saat menjalani leg kedua menjadi target bagi 757 Kepri Jaya FC saat menjamu Persija Jakarta, Kamis (31/1) pukul 15.00 WIB. Dalam laga leg kedua Piala Indonesia yang digelar di Stadion Gelora Citramas, Kabil, Persija Jakarta akan tampil dengan kekuatan penuh.

Jika melihat kualitas kedua tim, tidak bisa dipungkiri jika perbedaan kelas dan skill sa-ngatlah berbeda jauh. Jika dibandingkan Macan Kemayo-ran-julukan Persija Jakarta-punya pemain yang bisa dibilang saat ini adalah terbaik di eranya.

Bagaimana tidak, sederet nama seperti Marco Simic, Bruno Matos, Novri Setiawan, Riko Simanjuntak, dan bahkan pemain legendaris Indonesia Bambang Pamungkas pun bersemayam dalam klub ini. Sehingga, berbicara target, tentunya lolos ke babak 16 besar adalah target utama bagi Persija Jakarta. Lain halnya tuan rumah. Tampil superior di fase grup Liga 3, harus menerima kenyataan gagal berbicara di putaran nasional.


Tapi bicara soal Piala Indonesia, itu soal lain. Beberapa klub yang berbeda kasta dan bahkan lebih tinggi kelasnya sudah pernah merasakan pahitnya berlaga di kandang klub berjuluk Laskar Melayu ini. Ingatkah dengan saudara tua PSPS Pekanbaru yang punya optimisme tinggi untuk bisa melaju ke fase selanjutnya, atau juga PSMS Medan yang juga mengejar mim­pi untuk bisa mengurangi rasa sakit tergusur dari Liga1.

Tetapi mereka harus merasakan kembali rasa sakit harus tergusur dari kancah Piala Indonesia. Tidak ada yang mustahil dalam sepak bola. Semuanya adalah serbamungkin.

Dan beberapa kali Laskar Melayu sudah membuktikannya dengan konsistensi permainan dan soliditas lini per lini. 757 Kepri Jaya adalah skuad yang sudah terbiasa mengejar kemustahilan. Ya, mengejar mimpi dan kemustahilan sepertinya menjadi kebiasaan yang memberikan harapan lebih bagi para pendukung 757 Kepri Jaya.

Hanya saja, kali ini memang probabilitas 757 Kepri Jaya untuk bisa melaju terbilang kecil. Bahkan sepertinya target realistis yang bisa diusung oleh 757 Kepri Jaya adalah tidak kalah di kandang.

Persija Jakarta yang unggul enam gol tentunya akan bermain lebih rileks dan tidak ngoyo dalam mengejar kemenangan. Apalagi pekan depan, Selasa (5/2) Persija harus menjalani laga perdana Liga Champion Asia (LCA) di Singapura.

Pelatih Persija Jakarta Mustaqim mengatakan mereka datang dengan kekuatan penuh. ”Ini menjadi bukti jika Persija tak main-main dalam pertandingan kali ini. Laga ini menjadi laga persiapan menuju Liga AFC, terangnya, kemarin. ”Semua pertandingan bagi Persija adalah penting. Semoga pertandingan besok (hari ini, red) bisa berjalan dengan baik,” sambungnya.

Sedangkan pemain Persija Jakarta Tony Sucipto mengatakan pihaknya sudah mempersiapkan diri untuk menjalani laga ini.

”Kami sudah melupakan hasil di Bekasi lalu. Kini kami akan fokus untuk bisa meraih kemenangan di laga ini,” paparnya. Sementara itu, Pelatih 757 Kepri Jaya Reggy mengakui telah melakukan evaluasi terkait dengan kegagalan di leg pertama.

”Banyak evaluasi yang telah dilakukan terkait dengan pertandingan leg pertama. Terutama di babak pertama yang terjadi lima gol,” ujarnya. Terkait strategi, Reggy mengaku akan menerapkan counter attack dalam membuka peluang. (yan)

Loading...