
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam terus mendata jumlah pemilih yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih Tetap Hasil Perbaikan (DPTHP -2) Desember lalu.
“Bulan depan kami mulai rekap sebelum ditetapkan Maret mendatang,” kata Komisioner KPU Batam Sudarmadi, Selasa (29/1/2019).
Sudarmadi memperkirakan ribuan pemilih akan masuk dalam daftar pemilih khusus (DPK) dan Daftar Pemilih Tambahan (DPT-b) Maret mendatang. Termasuk mereka yang berada di lembaga permasyarakatan dan rumah tahanan.
“Selain itu pemilih pemula juga terus bertambah seiring perekaman yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Batam,” sebutnya.
Saat ini pihaknya juga tengah menunggu logistik berupa surat suara yang menjadi inti dari pemilihan nanti. Surat suara diperkirakan tiba di Batam Maret mendatang. Sebelum didistribusikan, kertas suara akan dilipat terlebih dahulu.
“Kalau tak ada masalah Maret sudah di sini,” katanya.
Ia menambahkan persiapan KPU jelang pemilihan sudah sesuai dengan tahapan yang direncanakan. Sebagian logistik sudah ada di gudang penyimpanan. Ia berharap seluruh proses bisa berjalan dengan baik dan lancar, termasuk proses pendataan pemilih yang masih berjalan.
“Kami masih jalan terus untuk menemukan warga yang belum terdata. Maret kami target selesai,” sebutnya.
Pemilihan umum akan berlangsung 17 April mendatang. Untuk Batam sendiri ada 691 calon legislatif (caleg) yang akan berkompetisi memperebutkan 50 kursi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Batam.
Tahun ini Batam juga mendapatkan tambahan daerah pemilihan (dapil) menjadi enam dari pemilihan sebelumnya yang hanya lima dapil. Saat ini jumlah DPTHP-2 mencapai 628 ribu lebih pemilih. (yui)
