batampos.co.id – Ribuan wisatawan asal Singapura diperkirakan akan menghabiskan liburan tahun baru Cina di Batam melalui Pelabuhan Ferry Internasional Sekupang (PFIS)
Pengelola PFIS, Julmarly mengatakan arus kedatangan mulai ramai diperkirakan Jumat (1/2) mendatang. Mereka kebanyakan memiliki kerabat yang berada di pulau- pulau, jadi mereka ingin merayakan bersama keluarga.
“Ramai lah pasti yang datang. Perkiraan di atas dua ribu wisatawan lah setiap harinya jelang berlangsungnya perayaan Imlek,” kata Julmarly, Rabu (30/1/2019).
Ia menjelaskan arus kedatangan berlangsung hingga Rabu pekan depan. Sedangkan untuk arus keberangkatan, menurutnya hampir sama dengan kedatangan. “Yang berangkat liburan paling mulai dua hari sebelum Imlek,” sebutnya.
Untuk persiapan arus kedatangan dan keberangkatan, ia mengungkapkan pihaknya selalu memantau informasi yang disampaikan oleh Badan Metreologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) untuk cuaca.
“Kalau cuaca lebih kepada Syahbandar. Tapi sejauh ini cuaca masih aman untuk berlayar,” sebutnya.
Persiapan lainnya sama dengan tahun sebelumnya. Untuk armada sudah siap mengangkut calon penumpang yang akan menghabiskan waktu liburan di Batam dan Singapura.
Sementara itu pantauan Batam Pos di PFIS arus kedatangan masih sepi hingga hari ini. Beberapa tour guide terlihat tengah menunggu tamu mereka. Perayaan Imlek akan digelar pada 5 Februari mendatang, Batam menjadi salah satu destinasi untuk menghabiskan waktu liburan selama Imlek.
Hal serupa juga terjadi di Pelabuhan Domestik Sekupang (PDS), arus mudik Imlek diperikrakan mulai terjadi Jumat (1/2) mendatang. Sementara itu berbagai persiapan sudah digelar di pelabuhan seperti kesiapan ruang tunggu hingga pengecekan tiket sebelum berangkat.
“Persiapan biasa saja. Yang jelas semua personil siaga dan siap mengamankan arus mudik ini,” kata Kepala Satuan Kerja (Kasatker) PDS, Suherman.
Angkutan cadangan juga telah disiapkan oleh masing- masing operator kapal yang tujuan perayaan Imlek seperti Selatpanjang dan Tanjungbalai, Karimun. (yui)
