foto: batampos.co.id / ryan agung

batampos.co.id – SMA Maitreya-wira berhasil melaju ke babak perempat final Batam Pos-Honda Student Basketball League (HSBL) IV 2019, usai menyingkirkan SMA Yos Sudarso dengan skor 20-40 dalam pertandingan yang berlangsung di GOR Sekolah Yos Sudarso, Batam Center, Rabu (30/1/2019).

Di kuarter pertama SMA Yos Sudarso berusaha menekan dan mengumpulkan poin terlebih dahulu. Upaya ini memang berhasil diterapkan, tapi SMA Maitreyawira berhasil menekan defense SMA Yos Sudarso. Pertandingan berjalan ketat den cepat. Namun, SMA Maitreyawira berhasil memenangkan kuarter pertama ini dengan 04-09.

Loading...

Memasuki kuarter kedua, SMA Maitreyawira tampil kian menekan, sehingga mampu meninggalkan perolehan poin SMA Yos Sudarso cukup jauh, 06-23. Di kuarter ketiga, SMA Maitreyawira semakin meninggalkan perolehan poin SMA Yos Sudarso. SMA Maitreyawira kembali memenangkan kuarter ketiga ini dengan skor 12-31.

Kuarter keempat SMA Yos mencoba menekan defend SMA Maitreyawira. Strategi ini berhasi mendongkrak perolehan poin, tapi SMA Yos Sudarso tidak mampu mengejar ketertinggalannya. Laga akhirnya dimenangkan SMA Maitreyawira dengan skor 20-40 sekaligus memantapkan langkahnya maju ke babak perempat final.

Pelatih SMA Maitreyawira Kriswanto mengeluhkan disiplin anak asuhnya. Keterlambatan anak asuhnya membuat persiapan timnya berantakan.

”Kami terkendala dengan disiplin para pemain. Harusnya kami bisa menang dengan skor yang banyak. Hanya saja keterlambatan pemain membuat hasil berbeda,” ujarnya usai pertandingan.

Sementara itu, di laga lainnya SMA Maha Bodhi mempecundangi SMA Yehonala dengan skor 21-56. Di kuarter pertama SMA Maha Bodhi menerapkan strategi pressing. Hasilnya, pemain SMA Yehonala tak bisa mengembangkan permainan dan lepas dari tekanan. Bahkan di kuarter pertama ini SMA Yehonala hanya sanggup mencetak 2 poin saja, sedangkan anak-anak SMA Maha Bodhi mendulang 24 poin.

Di kuarter kedua SMA Maha Bodhi masih menerapkan strategi serupa. Akibatnya pemain SMA Yehonala masih belum bisa lepas dari tekanan. Kuarter kedua ditutup dengan skor 08-41 tetap untuk keunggulan SMA Maha Bodhi.

Memasuki kuarter ketiga SMA Yehonala masih belum bisa lepas dari tekanan. Meski bisa mencetak poin, tapi kembali dibalas oleh SMA Maha Bodhi. Tak hanya itu, pemain SMA Yehonala juga kerap melalukan kesalahan. Di kuarter ketiga ditutup dengan skor 15-50 untuk kemenangan SMA Maha Bodhi. Sedangkan di kuarter keempat SMA Maha Bodhi menuntaskan pemainan dengan skor 21-66.

Pelatih SMA Maha Bodhi Yulfi Lonardus mengatakan meski anak asuhnya berhasil meraih kemenangan, tetap ada permasalahan yang harus secepatnya diatasi.

”Kendalanya adalah perubahan dari starter ke pemain bench,” keluhnya.

”Perbedaan pengalaman dan jam terbang membuat permainan menjadi timpang. Ini yang harus secepatnya dicari pemecahannya. Mental pemain bench tidak sama dengan pemain starter, juga permasalahan fisik pemain,” sambungnya.

Menghadapi babak perempat final, Yulfi berharap kendala ini bisa segera teraselesaikan.

”Mental pemain harus secepatnya matang, juga fisik harus segera dipulihkan kembali,” tegasnya.

Sedangkan SMA Immanuel harus mengakui keunggulan SMK Kartini. Dalam laga ini SMK Kartini menang dengan skor 21-68. Sementara SMA 1 Bintan Utara menang atas SMAN 4 dengan skor 43-22. Di partai lainnya, SMA Global Indo-Asia melawan SMA Djuwita berakhir WO. Panitia memutuskan kedua tim ini dikenakan WO lantaran satu tim tidak hadir dan satunya lantaran kurang pemain. (yan)

Loading...