batampos.co.id – Jajaran Satlantas Polresta Barelang melakukan sapu ranjau paku dan benda tajam lainnya di beberapa jalan utama dalam beberapa hari belakangan ini. Hasilnya, petugas berhasil mengumpulkan sedikitnya 5 kilogram paku dan benda tajam lainnya.
Kasat Lantas Polresta Barelang Kompol I Putu Bayu Pati mengatakan, kegiatan sapu ranjau paku dan benda tajam tersebut merupakan sebagai bentuk pelayanan dari polisi khususnya jajaran Satlantas Polresta Barelang kepada masyarakat.
”Agar pengguna sepeda motor atau kendaraan roda empat yang melalui jalan-jalan kota dapat terhindar dari paku dan benda tajam yang dapat membahayakan pengendara. Kami sudah sering mendapatkan keluhan dari masyarakat,” ujar Putu, Kamis (31/1/2019).
Banyak dari pengguna jalan mengeluhkan ban sepeda motornya yang bocor saat melintasi jalanan utama seperti Jalan Sudirman, Jalan Gajah Mada maupun Jalan Diponegoro atau tepatnya kawasan Seitemiang. Akibatnya, sebelum sampai tujuan, pengemudi sepeda motor harus mencari bengkel untuk menambal ban.
”Laporan yang masuk itu ada yang melapor dari medsos dan ada juga yang langsung mela-porkan kepada petugas kita di lapangan,” katanya.
Terkait dengan adanya unsur kesengajaan menebar paku atau benda tajam di jalan, ia memastikan belum ada mengarah ke unsur kesengajaan. Temuan paku atau benda tajam diperkirakan terjatuh di jalan karena tidak disengaja. Jika menemukan adanya kesengajaan, aparat kepolisian tentunya akan melakukan tindakan tegas.
”Kami melakukan penyisiran dengan magnet. Didapatkan beberapa kilogram paku atau potongan besi yang berceceran di sepanjang jalan. Sejauh ini, kami tidak melihat adanya unsur kesengajaan,” tegasnya.
Kegiatan sapu ranjau tersebut akan dilakukan secara berkala, terutama di jalanan yang selalu mendapatkan keluhan masyarakat yakni di Jalan Gajah Mada, Sekupang dan Jalan Diponegoro maupun di Jalan Sudirman. (egi)
