ilustrasi sumber: bkvchannel.com

batampos.co.id – Ketua Tim Sosial Perusahaan (TSP) Kota Batam Johanes Kennedy mengatakan dalam waktu dekat, TSP akan membangun dua rest area di sepanjang jembatan Satu sampai Jembatan Enam. Ini akan membuat turis atau wisatawan tidak kesulitan lagi mencari kamar mandi (toilet) saat di perjalanan menuju objek wisata di Galang.

“Kami rencanakan ada dua rest area. Ini menjadi prioritas kita,” katanya.
Menurut CEO Panbil Group tersebut, selama ini jika ada turis atau pengunjung yang hendak berlibur ke sejumlah objek wisata di Rempang-Galang akan kesulitan mencari kamar mandi.

“Kalau mau buang air kecil atau mau salat, turis kesulitan. Tak mungkin ke hutan-hutan itu mereka buang air kecil,” katanya.

Jhon menambahkan, selain kamar mandi dan musala di rest area tersebut nantinya akan dilengkapi tempat bermain anak. Parkirannya juga dibuat luas.

“Dari jembatan satu ke jembatan enam itu jauh. Ada lebih dari 50 kilometer. Jadi yang naik motor juga kalau keletihan bisa istirahat dan bersantai di sana,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam, Ardiwinata mengatakan, untuk memajukan pariwisata di Batam memang harus melibatkan semua pihak, termasuk perusahaan yang tergabung di TSP. Dengan pembangunan rest area oleh TSP, maka akan membuat pengunjung semakin nyaman.

“Jadi kalau dalam perjalanan sedang azan, maka bisa berhenti di sana sebentar untuk salat. Ini sangat bagus,” katanya.

Ia juga berharap kepada semua pihak untuk bisa terus terlibat dalam pengembangan pariwisata di Batam. Menurutnya, jika ada turis yang merasa puas dan nyaman saat berkunjung ke Batam, maka turis tersebut akan kembali lagi.

“Mereka juga akan bercerita kepada orang lain mengenai Batam. Makanya kita harus sama-sama menjaga Batam ini,” katanya. (ian)