
batampos.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam kembali melanjutkan pembangunan gedung SMPN 57 Batam yang sempat dihentikan beberapa waktu lalu. Saat ini pengerjaan sudah masuk tahap penyelesaian atau finalisasi.
Kepala Disdik Batam, Hendri Arulan mengatakan setelah melihat kontrak kerja dari kontraktor, ternyata pengerjaan masih bisa dilanjutnya selama 50 hari ke depan pasca kontrak berakhir tanpa harus dilelang ulang.
“Sekarang sudah 90 persen pengerjaan. Awal Maret sudah bisa digunakan,” kata dia, Kamis (31/1).
Hendri menjelaskan sebelumnya pihaknya memang menghentikan pengerjaan pembangunan sekolah karena lambat dari kontrak yang telah disepakati. Proyek senilai Rp 4,3 miliar ini harusnya sudah selesai 20 Desember lalu.
“Kemarin memang kami hentikan karena kontraktornya tidak bisa menyelesaikan. Sekarang dilanjutkan namun mereka harus membayar denda atas keterlambatan ini,” jelas Hendri.
Ia menambahkan, siswa yang saat ini masih menumpang di gedung SDN 004 Sekupang bisa dipindahkan dan menempati gedung baru paling lambat awal Maret mendatang.
Hendri mengungkapkan semakin cepat pindah tentu lebih baik. Gedung yang sudah hampir rampung bisa segera ditempati. “Infrastrukturnya sudah ok. Jadi harus segera ditempati,” imbuhnya.
Sekolah yang berada di Patamlestari, Sekupang saat ini sudah memasuki tahun kedua. Saat Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun lalu sekolah ini membuka dua kelas. Tahun ini Disdik membangun sembilan ruang kelas termasuk ruang guru untuk siswa SMPN 57 Batam yang saat ini masih menumpang.
Sementara itu pantauan Batam Pos di lokasi pembangunan SMPN 57 Batam, terlihat beberapa pekerja tengah menyelesaikan pembangunan gedung sekolah. Terlihat instalasi listrik sudah terpasang. Bangunan juga sudah mulai terlihat dan siap ditempati. Di ruang kelas juga sudah tersedia perlengkapan penunjang belajar dan mengajar seperti kursi, meja dan papan tulis. (yui)
