batampos.co.id – Kemeriahan Batam Pos-Honda Student Basketball League berakhir sudah. Dalam laga puncak yang digelar di Hi-Test Arena, Minggu (3/2/2019) SMA Ananda menjadi yang terbaik di kategori putra.

Sementara SMA Yos Sudarso menjadi yang terbaik di kategori putri.

Sebagai juara pertama kategori putra dalam kejuaraan ini berhak atas hadiah sebesar Rp 5 juta. Sedang juara kedua mendapatkan hadiah Rp 2,5 juta. Sedang juara pertama putri diberi hadiah sebesar Rp 2,5 juta dan peringkat kedua mendapat hadiah Rp 1,25 juta

Sedang Most Valuable Player (MVP) putra diraih oleh Desmond dari Ananda Sedang MVP putri diraih Dewi Marcella dari SMA Yos Sudarso. MVP diganjar hadiah sebesar Rp 750 ribu.

Sales Manager Honda Kepri Syaiful mengatakan terima kasih pada Perbasi, Batam Pos yang telah membantu terselenggaranya event ini.

“Selamat pada para pemenang. Dan semoga ajang ini terus digelar dan mampu mengembangkan cabor basket di Kepri semakin berjaya,” ujarnya.

“Juga terima kasih pada seluruh peserta yang telah berpartisipasi di ajang ini,” tegas Syaiful

Sedang Ketua Perbasi Batam Satrio mengatakan penyelenggaraan Batam Pos-HSBL IV berjalan sukses.

“Event keempat ini sangat luar biasa dan menyajikan tontonan yang sangat menghibur. Harapan kami tahun depan bisa lebih baik lagi dan peserta dari luar Batam semakin banyak sehingga kompetisi semakin menarik,” tuturnya.

Di babak final putra berhadapan SMA Ananda harus berjuang ekstra keras untuk bisa meraih gelar juara. Di kuarter pertama kedua tim bermain hati-hati. Baik SMA Ananda maupun SMA Maha Bodhi berusaha mencari celah defend lawan. Blocking dan rebound diperagakan pemain SMA Ananda san Maha Bodhi untuk mencegah lawan menambah poin.

Memasuki tiga menit kuarter pertama kedudukan 6-3 untuk SMA Maha Bodhi. Pertengahan kuarter pertama SMA Maha Bodhi mulai menemukan celah defend lawan. Kedudukan menjadi 8-3.

Ketatnya laga membuat kedua tim mulai meningkatkan tensi pertandingan. Kuarter pertama berakhir dengan keunggulan SMA Maha Bodhi 14-9 atas SMA Ananda.

Memasuki kuarter kedua SMA Ananda banyak melakukan kesalahan. Hal ini berimbas pada serangan balik dari SMA Maha Bodhi. Melvin sukses menjadi kreator SMA Maha Bodhi dalam mendulang poin. Skor 19-11 untuk keunggulan SMA Maha Bodhi di menit ke tiga.

Saat laga berjalan lima menit, SMA Ananda mulai mendekati perolehan SMA Maha Bodhi. Kedudukan menjadi 24-22 masih untuk keunggulan SMA Maha Bodhi.

Laga berjalan ketat hingga akhir kuarter kedua. Di dua menit terakhir Ananda berhasil menyamakan kedudukan menjadi 28-28. Kedudukan menjadi 34-30 untuk keunggulan SMA Maha Bodhi di akhir kuarter kedua

Laga cepat dan ketat masih terjadi di kuarter ketiga. Hanya saja akurasi SMA Ananda belum maksimal. SMA Maha Bodhi masih memimpin dengan skor 36-33.

Di menit ke empat kembali SMA Ananda berhasil menyamakan kedudukan. Akselerasi Desmond berhasil menyamakan kedudukan sementara menjadi 38-38.

Tapi memasuki pertengahan kuarter ketiga SMA Maha Bodhi kembali memimpin. Melvin berhasil mengoleksi lima poin dalam satu menit. Kedudukan menjadi 47-40 untuk SMA Maha Bodhi.

Di menit ketujuh kembali skor imbang 47-47. Laga berjalan kian cepat dan menegangkan. Kedua tim berupaya menambah pundi-pundi perolehan poin. Kuarter ketiga berakhir keunggulan SMA Ananda dengan skor tipis 49-51.

Laga kian menegangkan saat memasuki kuarter keempat. Kedua tim terus memompa semangat menjadi yang terbaik.

Desmond membuka perolehan angka SMA Ananda di kuarter keempat. Sekaligus menjauhkan jarak dengan SMA Maha Bodhi menjadi 49-53.

Tapi SMA Maha Bodhi mampu menyamakan kedudukan menjadi 55-55 saat laga memasuki menit ketiga. SMA Maha Bodhi berbalik unggul saat laga memasuki menit lima. Skor menjadi 61-57.

Gemuruh teriakan suporter membahana memberikan dukungan pada SMA Maha Bodhi. Skor menjadi 64-59 di di sisa waktu dua menit.

Di 20 detik terakhir situasi berubah. Ananda berhasil melewati perolehan poin Maha Bodhi menjadi 64-65. Tapi Maha Bodhi mampu menyamakan kedudukan saat laga menyisakan dua detik. Final putra diputuskan melalui babak perpanjangan waktu.

Di babak tambahan waktu, SMA Ananda terus menekan pertahanan Maha Bodhi. Tapi upaya Desmond dkk belum bisa menembus defend Ananda. Sempat unggul satu poin, skor kembali sama 66-66.

Desmond kembali membawa keunggulan bagi SMA Ananda setelah melalui tembakan tiga angkanya. Kemudian Desmond kembali menambah poin Ananda dengan layupnya. Selisih poin Ananda semakin jauh seelah Agus Rey berhasil mencetak lima angka. Skor menjadi 66-76.

Ananda akhirnya menutup babak tambahan dengan skor 66-78 sekaligus
memastikan diri menjadi juara dalam kompetisi bola basket antarpelajar se-Kepri.

Pelatih SMA Maha Bodhi, Yulfi Lonardus mengatakan fisik menjadi dasar alasan SMA Maha Bodhi gagal meraih juara. “Kami kalah karena fisik. Fisik yang terkuras membuat kami tidak fokus. Dan ini sangat berpengaruh dalam permainan” keluhnya.

“Secara permainan kami seimbang hanya memang fisik kami banyak terkuras,” tambahnya

Sedang Pelatih SMA Ananda Mustofa mengatakan mental dan momentum menjadi pembeda dalam laga puncak ini.
“Kami berhasil juara karena mental dan momentum,” serunya.

“Padahal defend kami kurang bagus terutama di babak pertama hingga keempat. Selamat atas kerja keras anak-anak,” papar Mustofa.

Sementara itu, SMA Yos Sudarso berhasil menjadi juara usai mengalahkan SMA Maha Bodhi di babak final.

Di kuarter pertama SMA Yos Sudarso unggul terlebih dulu lewat shooting three point. SMA Maha Bodhi berupaya membalas, tapi malah melakukan kesalahan. Pelatih SMA Maha Bodhi melakukan time out di menit keempat dengan keunggulan ASMA Yos Sudarso 0-3.

Memasuki menit keenam SMA Yos Susarso terus menambah keunggulan. Berturut-turut enam poin berhasil dilesakkan. Sementara SMA Maha Bodhi hanya berhasil menyarangkan dua poin. Kedudukan 2-9 untuk SMA Yos Sudarso di menit ketujuh.

Akurasi dan fokur penyerangan menjadi kendala SMA Maha Bodhi gagal mencetak poin. Kuarter pertama ditutup dengan keunggulan SMA Yos Sudarso atas SMA Maha Bodhi 4-12.

Memasuki kuarter kedua, SMA Maha Bodhi berusaha menekan defend SMA Yos Sudarso. Kematangan bermain dan pengalaman membuat SMA Yos Sudarso malah berhasil menambah perolehan poin. 8-18 untuk keunggulan SMA Yos Sudarso.

SMA Maha Bodhi terlihat kesulitan menambah perolehan poin. Kuarter kedua berakhir dengan skor 14-26 untuk keunggulan SMA Yos Sudarso.

SMA Yos Sudarso semakin percaya diri saat laga memasuki kuarter ketiga. Tapi SMA Maha Bodhi mulai tumbuh kepercayaan dirinya. Dua menit pertama skor 16-26 untuk SMA Yos Sudarso.

SMA Maha Bodhi belum bisa mengatasi rotasi bola SMA Yos Sudarso. Sementara itu tekanan yang dilakukan SMA Yos Sudarso terus memaksimalkan peluang untuk menambah poin. Kuarter ketiga berakhir dengan skor 22-33.

Kuarter keempat tak jauh berbeda. Kesalahan demi kesalahan hang dilakukan SMA Maha Bodhi membuat peluang untuk mengikis selisih poin semakin sulit. Kuarter keempat berakhir dengan kedudukan 26-42. SMA Yos Sudarso kampiun Batam Pos-HSBL IV 2019 kategori putri.

Pelatih SMA Maha Bodhi Hendro mengatakan stamina yang sudah terkuras membuat anak asuhnya gagal menjuarai event ini. “Banyak pemain cedera dan juga kondisi fisik yang terkuras,” keluh Hendro, Minggu (3/2).

“Kami memang tak menargetkan juara. Tapi bisa melangkah ke final adalah kebanggan tersendiri. Selamat pada SMA Yos Sudarso,” ucapnya.

Pelatih SMA Yos Sudarso Santi mengaku bersyukur bisa meraih kemenangan dalam kejuaraan ini.

“Ini kebanggaan tersendiri bagi SMA Yos Sudarso,” serunya

“Tahun depan kami akan berusaha untuk bisa mempertahankan gelar juara. Terima kasih atas kerja keras anak-anak dan support semua pihak hingga kami bisa meraih juara tahun ini,” tutur Santi. (yan)

 

Loading...