Rabu, 22 April 2026

Tim Terpadu Terima Surat DBM SDA Terkait Rencana Pelebaran Jalan

Berita Terkait

batampos.co.id – Tim terpadu Kota Batam telah mendapat surat perihal rencana pelebaran jalan 2019. Dalam surat tersebut, tim juga diminta untuk membantu program peningkatan infrastruktur tersebut.

“Mereka meminta tim terpadu untuk membantu penertiban di ruas-ruas jalan yang akan dipelebar,” kata Ketua Tim Terpadu Kota Batam, Yusfa Hendri, kemarin.

Sebelum melakukan pendampingan, ia menyampaikan terlebih dahulu akan ada rapat koordinasi antara Dinas Bina marga dan sumber Daya Air (DBM SDA) selaku dinas teknis terkait pelebaran jalan dan Tim Terpadu. “Rapat khusus ini merupakan langkah inventarisir. Kan sebelum penertiban kan perlu diukur (row) jalan yang akan diperlebar,” imbuhnya.

Setelah rapat secara bersama tim dan dinas terkait akan turun melakukan pengukuran, sehingga akan diketahui perlengkapan hingga bangunan yang berdiri di atas row jalan.

“Ukur untuk mengetahui, mana yang kena atau tidak,” imbuhnya.

Selanjutnya, kata dia, tim tetap mengdepankan pendekatan persuasif jika ada bangunan yang dibangun oleh warga tetapi berada di buffer zone maupun row jalan.

“Ada harapan, mereka bisa tertibkan sendiri. Pendekatan persuasif tetap kami lakukan,” terangnya.

Sebelumnya, disebutkan sejumlah ruas jalan yang sudah dimulai pengerjaannya tahun 2018 lalu akan dilanjutkan tahun 2019 ini.

Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Manusia (DBM SDA) Yumasnur memaparkan, beberapa di antaranya pelebaran jalan dari Simpang Irinco ke arah Polsek Lubuk Baja. Simpang Baloi center ke Simpang Polsek Lubuk Baja juga dari Simpang baloi Center ke Simpang Kampung Nelayan. Juga jalan dari Simpang KBC ke Simpang KDA.

“Yang lanjutan memang akan didahulukan,” ungkap Yumasnur, Senin (4/2).

Ruas jalan lain adalah, dari Simpang Kuda Seipanas ke Bengkong Seken serta dari Simpang Kabil ke arah Simpang Kara Batamcenter. Tidak hanya itu, ruas jalan dari simpang Kabil ke Simpang Panbil juga akan dibuka tahun ini. “Yang dari simpang kabil ke Kara , akan dibuat lima lajur. Untuk semua pengembangan jalan, sekalian kami akan benahi buffer zonenya,” kata dia.

Tidak hanya sejumlah pengembangan jalan yang didanai dari APBD Kota Batam, ruas jalan yang dibiayai didanai dari APBN oleh pemerintah pusat juga akan dilanjutkan yakni dari Simpang Seiharapan Sekupang ke Simpang Tobing, Batuaji. Dari jumlah yang dipaparkan, Yumasnur ada 10 ruas jalan yang akan diperlebar.

“Yang program provinsi juga ada, yakni dari Simpang Frenky ke Simpang BNI ke Terowongan juga,” papar dia.

Soal kapan mulai dikerjakan, untuk pengerjaan jalan yang didanai APBD Kota Batam ia mengatakan kini sudah masuk proses persiapan lelang. “Kalau cepat, lelangnya akan dimulai. Proses lelang sekitar sebulan biasanya,” pungkasnya. ***

Update