Rabu, 22 April 2026

Unjuk Rasa Ratusan Anggota SPMI Ke Pemko Batam, Minta SK UMS segera Diteken dan Perbaikan Layanan BPJS Kesehatan

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / galih

batampos.co.id – Memperingati hari jadi FSPMI yang ke-20, ratusan pekerja yang tergabung dalam Forum Serikat Pekerja Metal Indonesia (SPMI) Kota Batam berunjuk rasa di depan kantor Pemerintah Kota (Pemko) Batam.

Berbekal dua speaker yang diangkut menggunakan dua mobil, salah satu orator dari SPMI Batam, sekaligus Ketua SPMI Batam, Alvitoni langsung naik ke atas kap mobil berorasi menggunakan toa menghadap ke kantor Wali Kota Batam, Rabu (6/2/2019) siang.

Kali ini isu orasi yang disampaikan sangat beragam, seperti misalnya masalah BPJS Kesehatan, pengangguran, TKA serta permintaan agar SK tentang UMS segera diteken oleh Gubernur Kepri.

Seperti misalnya pelayanan rumah sakit yang bekerjasama dengan BPJS Kesehatan, dinilai masih jauh dari layak.

“Banyak pekerja yang sudah nyata terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, nyatanya saat berobat masih juga dikenakan biaya, bahkan ditolak dalam mendapatkan perawatan karena rumah sakit beralasan ruang perawatan sudah penuh. Ini bagaimana pertanggungjawaban BPJS Kesehatan? Kami bukannya tak bayar, tiap bulan selalu bayar itu iuran BPJS Kesehatan,” teriak Alvitoni.

Bahkan ia mengancam apabila tahun ini masih banyak penolakan pasien BPJS Kesehatan berobat ke rumah sakit, SPMI akan menggeruduk kantor BPJS Kesehatan dengan jumlah massa yang besar.

Sementara soal masih banyaknya jumlah pengangguran di Batam, lanjutnya, tidak sesuai dengan janji pemerintah pusat yang akan membuka lapangan pekerjaan seluas-luasnya.

“Mana janji itu, bukan lapangan kerja yang dibuka, tapi pengangguran justru yang makin banyak dan meluas,” terangnya.

Alvitoni juga meminta Wali Kota Batam untuk mempertanyakan SK tentang UMS agar segera diteken dan disahkan oleh Gubernur Kepri.

Unjukrasa kali ini dilakukan serentak se-Indonesia. Khusus di Batam kemarin, aksi unjuk rasa ratusan pekerja dari beberapa perusahaan seperti dari Tanjunguncang maupun Batuampar di Pemko Batam dikawal oleh puluhan anggota kepolisian hingga aksi berjalan damai. (gas)

Update