batampos.co.id – Jajaran Satuan Sabhara Polresta Barelang akan meningkatkan patroli rutin di kawasan Nagoya sekitarnya. Patroli itu dilakukan banyaknya menerima keluahan dari masyarakat mengenai anak jalanan dan punk yang berada di setiap persimpangan jalan.
Rata-rata mereka mengamen untuk mendapatkan uang dari pengendara yang tengah berhenti saat rambu lalu lintas merah dan uang hasil mengamen itu mereka gunakan untuk membeli lem. Aktifitas anak jalanan yang sering mabuk lem itu tentunya membuat masyarakat merasa terganggu.
“Karena mengganggu masyarakat itu, beberapa orang kita amankan dan kita bawa ke Polresta Barelang untuk dilakukan pembinaan agar bisa menjadi lebih baik lagi kedepannya,” ujarnya.
Ia menjelaskan, dalam patroli itu pihaknya mendapati beberapa anak jalanan yang tengah asik menghirup lem. Saat didatangi polisi, beberapa anak jalanan langsung kabur dan dua orang tak sempat melarikan diri hingga akhirnya diamankan oleh anggota Sat Sabhara Polresta Barelang.
“Kelima anak jalanan ini putus sekolah dan biasanya bekerja sebagai pemulung. Uang yang didapat dari hasil mulung itu kemudian dia gunakan untuk membeli lem,” katanya.
Selanjutnya, dua anak jalanan yang diamankan itu akan dilakukan pembinaan di Polresta Barelang. Pihaknya juga meminta kepada dua anak jalanan itu untuk membuat perjanjian untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.
“Untuk selanjutnya, kami akan melakukan patroli lebih ketat lagi di wilayah Nagoya dan sekitarnya. Dimana, daerah tersebut banyak yang menjadi keluhan masyarakat,” imbuhnya. (egi)
