Kamis, 2 April 2026

Guru Honorer Antusias Sambut Pendaftaran PPPK

Berita Terkait

Ilustrasi guru SD.
F Dalil Harahap/Batam Pos0

batampos.co.id – Pembukaan pendaftaran pegawai pemerintahan dengan perjanjian kerja (PPPK) disambut antusias oleh tenaga honorer yang ada di lingkungan Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, terutama tenaga honorer guru.

Nur Hasanah,34, salah seorang tenag honorer yang saat ini bertugas sebagai tenaga pendidik di salah satu sekolah dasar (SD) negeri di Sekupang sangat senang dengan pembukaan PPPK ini.

Menurut perempuan yang sudah mengajar hampir 6 tahun ini, kesempatan tersebut akan dimanfaatkan untuk menjadi PPP3K. “Soal pendaftaran tadi juga sudah dapat pesan dari grup whatsapp dari kawan- kawan. Tentu kami sangat senang, mudah- mudahan dari anggota grup ini ada yang lolos menjadi PPPK,” sebutnya.

Ia menyebutkan karena belum terdaftar sebagai K2, ia bersama rekan lainya akan mendaftar di jalur umum. Meskipun kemarin ada informasi lebih diutamakan yang K2. “Ya coba saja. Kemarin saat CPNS tidak lolos jadi semoga saja PPPK ini bisa diterima,” lanjut perempuan yang akrab disapa Bu Asnah ini.

Kendati demikian, ia masih menunggu informasi resmi dari Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKSDM) terkait waktu pendaftaran, syarat dan tempat pedaftarkan diri sebagai PPPK tersebut.

“Itu juga yang lagi kami tunggu. Kalau dari edaran yang beredar untuk tenaga guru ada 235 yang akan diangkat sebagai PPPK,” imbuhnya.

Sementara itu, Muhammad Ikhsan guru honorer lainnya berharap pemerintah daerah benar- benar menyiapkan anggaran untuk penggajian PPPK ini. Sebab menurut informasinya daerah belum menyiapkan anggaran untuk menggaji PPPK.

“Di edaran itu katanya daerah yang gaji. Ya semoga Pemko sudah menyiapkan anggaranya. Yang jelas kami sebagai honorer pasti menyambut baik pengadaan ini,” imbuhnya.

Sebelumnya, Sekretaris Daerah Kota (Setdako) Batam, Jefridin mengatakan belum mendapatkan informasi resmi terkait penggajian PPPK nantinya. “Belum ada informasi soal itu. Nanti aja ya,” kata dia.

Sementara itu berdasarkan edaran tersebut, seluruh penggajian PPPK nanti akan menjadi tanggung jawab daerah. Berdasarkan surat tersebut untuk Batam diberikan kuota untuk tenaga honorer sebanyak 235 orang, tenaga kesehatan lima orang dan penyuluh pertanian empat orang. (yui)

Update