ilustrasi

batampos.co.id – Seorang buronan Polres Bukittinggi dalam kasus pencurian berhasil diamankan oleh Unit Opsnal Polres Bukittinggi bersama Opsnal Polresta Barelang dan Opsnal Polsek Batamkota di kawasan Seraya, Sabtu (9/2/2019) lalu. Usai diamankan, buronan atas nama Zufrizal, 32 itu dibawa ke Satreskrim Polresta Barelang untuk dimintai keterangannya.

Saat ditemui di Mapolresta Barelang, Kanit Opsnal Polres Bukittinggi Ipda Fikri Rahmadi mengatakan, pencurian ini bermula dari ia baru pulang ke Bukittinggi dari Batam minggu lalu. Saat itu, ia langsung dijemput oleh sepupu korban yang dikenalnya sewaktu sama-sama bekerja di Batam beberapa tahun yang lalu.

“Kepada temannya itu atau sepupu korban, ia mengatakan dia mau berangkat ke Palembang untuk mencari kerja disana. Tapi, sepupu korban berniat baik mencarikan pekerjaan untuk pelaku ini dengan mengenalkannya kepada korban,” katanya.

Karena merasa kasihan, kemudian korban atas nama Beni memberikan pelaku pekerjaan dan diizinkan untuk tinggal di rumah korban. Dua hari berselang, kemudian korban mengajak pelaku untuk menuju ke tokonya. Karena ada keperluan, korban kemudian meninggalkan pelaku di toko dan melihat kunci rumah yang ditinggalkan korban di toko.

“Tidak lama kemudian, korban pulang ke toko dan menanyakan keberadaan pelaku sama karyawannya. Saat itu, karyawannya mengatakan kalau pelaku tidak ada di toko dan berpikir bahwa pelaku pulang ke rumah untuk mengambil barang miliknya,” ujarnya.

Selang beberapa jam, pelaku tidak kembali ke toko hingga menimbulkan kecurigaan korban. Ia pun kemudian pulang ke rumahnya dan sampai di rumah melihat seluruh isi rumah dalam keadaan berantakan. Uang milik korban sebesar Rp 70 juta beserta emas seberat 150 gram senilai Rp 180 juta juga hilang dibawa kabur oleh pelaku.

“Atas kejadian itu, korban melaporkan kejadian ini ke Polres Bukittinggi dengan kerugian Rp 250 juta. Kemudian kita lakukan penyelidikan. Dari hasil penyelidikan, kita ketahui kalau pelaku kabut ke Batam dan kemudian kita lakukan pengejaran,” tuturnya.

Sesampainya di Batam, Unit Opsnal Polres Bukittinggi melakukan koordinasi dengan Polresta Barelang dan Polsek Batamkota. Dari sana, pelaku diketahui berada di Seraya dan langsung dilakukan penangkapan. Saat hendak ditangkap, pelaku saat itu hendak membeli sepeda motor sport jenis Kawasaki Ninja senilai Rp 45 juta di dealer sepeda motor bekas kawasan Seraya.

“Uang hasil curian ini sudah dibayarkan pelaku untuk membeli motor itu. Namun, saat mau pergi, pelaku langsung kami amankan dan dibawa ke Polresta Barelang dan kemudian kami bawa ke Polres Bukittinggi untuk proses lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, dari pengakuan Zufrizal, ia tergiur melihat uang korban saat tinggal di rumah korban selama dua hari. Sehingga ia nekat dan melakukan pencurian saat kondisi rumah sedang kosong. Atas kejadian ini, Zufrizal mengaku menyesal karena korban sudah memberikan tempat tinggal dan fasilitas selama di Bukittinggi.

“Niat saya disana memang mau mencari kerja. Tapi saya khilaf melihat uangnya banyak. Saya benar-benar nyesal,” akunya. (gie)