ilustrasi
foto: susiair

batampos.co.id – Setelah vakum beberapa bulan karena pengurusan izin dan sebagainya, akhirnya masyarakat Kabupaten Lingga kembali menikmati penerbangan perintis di Bandar Udara Dabo Singkep. Diperkirakan akan dimulai pertengahan bulan ini.

“Walau penerbangan perintis belum berjalan, tapi masyarakat masih dilayani dengan penerbangan charter flight dari CV Bumi Pakidulan yang bekerja sama dengan Maskapai Susi Air,” kata Kepala Kantor Unit Penyelenggara Bandar Udara (UPBU) kelas III Dabo Singkep, Andi Hendra Suryaka, Rabu (6/2/2019) pagi.



Karena masyarakat menggunakan pesawat dengan charter flight tentu berdampak pada harga tiket. Dimana tiket yang dijual lebih mahal dari harga tiket pesawat perintis yang mendapat subsidi dari Pemerintah.

Andi lebih jauh menjelaskan, rute penerbangan tidak ada yang berubah, hanya saja, satu rute penerbangan Letung dan Rengat yang ditiadakan pada tahun ini.

Hal ini mengingat rute tersebut telah diisi dengan penerbangan komersil menggunakan pesawat Wings Air.

Begitu juga dengan harga tiket penerbangan perintis, masih menggunakan harga yang sama pada tahun lalu yakni berkisar Rp 300 ribu. Harga tersebut hampir diberlakukan untuk semua tujuan penerbangan perintis yang ada di Bandara Dabo Singkep.

“Saya kira harga tiket yang telah ditetapkan untuk penerbangan perintis telah didalami dan masih tergolong pantas bagi masyarakat sekitar,” kata Andi.

Pada tahun lalu penerbangan perintis mampu melayani masyarakat khsusunya di Bandara Dabo Singkep sepuluh rute penerbangan untuk wilayah sekitar Kabupaten Lingga termasuk Pekanbaru, Batam, Pangkalpinang dan wilayah lainnya. (wsa)

Loading...