F. AULIA RAHMAN/BATAM POS
Aktivitas bongkar muat barang di Pelabuhan Penagi, Tanjungpayung, Natuna berlangsung normal, meski saat ini sudah memasuki musim angin Utara.

batampos.co.id – Kepala Dinas Perhubungan Pemkab Natuna Iskandar DJ mengatakan, tahun ini akan dilaksanakan pemba-ngunan lanjutan pengembangan Pelabuhan Penagi. Yakni, berupa penambahan panjang pelabuhan.

“Tahun lalu sudah ada penambahan sekitar 100 meter. Tahun ini akan ditambah lagi,” ujarnya, Jumat (8/2/2019).

Loading...

Dikatakannya, Pelabuhan Penagi yang sekarang menjadi pelabuhan bongkar muat barang, terus dikembangkan sebagai pendukung sentra ekonomi di Natuna, di samping keberadaan pelabuhan Selat Lampa yang saat ini dijadikan pelabuhan penumpang.

Pengembangan Pelabuhan Penagi akan diperpanjang hingga terhubung menuju pelantar Penagi. Pemerintah sudah mengucurkan anggaran untuk pengembangan pelabuhan tersebut.

“Pelabuhan Penagi disiapkan menjadi pelabuhan sentral perekonomian dengan skala menengah, sehingga bisa disandari kapal di bawah 1.500 gross ton,” ujarnya.

Menurutnya, pengembangan pelabuhan tersebut sangat pen-ting, karena Natuna adalah daerah maritim yang minim akan sarana pelabuhan berkapasitas basar.

sumber: mapcarta

“Tentu nantinya aktivitas bongkar muat barang di pelabuhan cukup ramai. Pengembangan pelabuhan juga untuk melengkapi sarana pelabuhan seperti pembangunan gudang, terminal penumpang dan fasilitas pendukung lainnya,” jelasnya.

Seperti diketahui, keberadaan Pelabuhan Penagi yang dijadikan pelabuhan bongkar muat barang dinilai belum memadai. Dimana pelabuhan ini masih sempit dan kecil. Hal ini sering menyebabkan proses bongkar muat barang di kapal terjadi molor, hingga satu minggu.

Menurut laporan pemerintah daerah, kondisi tersebut, memicu salah satu faktor inflasi didaerah serta kelangkaan kebutuhan masyarakat. (arn)

Loading...