Pulau Putri
foto: youtube

batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tengah mengembangkan kawasan publik Pantai Nongsa Batam. Selain untuk membuka ruang yang lebih nyaman bagi masyarakat, juga bertujuan untuk menjadi daya tarik wisata dan punya nilai tambah ekonomi ke depannya. Untuk itu, Pemko Batam membuka kesempatan yang luas bagi kalangan swasta turut mengembangkan kawasan tersebut.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan, program ini telah dikoordinasikan dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepri dengan mengirim surat ke Gubernur Nurdin Basirun.

Loading...

“Sudah saya kirim surat (secara resmi), bukan sekadar bicara lagi,” kata Rudi, Jumat (8/2/2019) lalu.

Menurutnya, surat tersebut sudah sampai ke tangan Gubernur Kepri Nurdin Basirun. Bahkan, Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (CKTR) Batam telah dipanggil ke Tanjungpinang untuk menjelaskan perihal rencana tersebut. Namun, Rudi tidak mengungkap lebih jauh tentang hasil pertemuan tersebut.

“Supaya tak diberikan ke orang lain, supaya Pemko punya. Kami hanya timbun pasir di sana, yang lain tidak,” papar Rudi.

Ia menilai, mengembangkan pantai sebenarnya bukan perkara gampang dan butuh dana yang ekstra jika ingin pantai menjadi kawasan yang lebih indah lagi. Karena itu, Rudi mengajak swasta ikut terlibat di dalamnya.

“Siapa yang mau? Kalau ada yang mau supaya saya kasih rekomendasi ke gubernur. Siapa saja boleh, karena uangnya tak sedikit itu hitungannya T (triliun, red), kalau tak triliun tak akan jalan,” ucap dia.

Setelah merekomendasikan, ia mengaku perusahaan tinggal meneruskan rencananya tersebut.

“Saya tak perlu lagi tunggu jawaban atas surat ini. Silakan perusahaannya ke sana sendiri,” kata dia.

Untuk diketahui, Pemko Batam tengah mengembangkan destinasi wisata di wilayah Nongsa. Selain menambah bibir Pantai Nongsa dengan cara menimbun pasir hingga 100 meter mengarah ke laut, Pemko juga fokus untuk menata salah satu pulau terluar Batam, yakni Pulau Putri yang tak jauh dari Pantai Nongsa.

“Kami ingin Pantai Nongsa dan Pulau Putri menjadi destinasi wisata baru di Kota Batam,” kata Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Batam Ardiwinata. (iza)

Loading...