batampos.co.id – Ini bisa jadi peringatan bagi kita semua agar lebih waspada lagi dengan transaksi jual beli online. Pelaku penipuan via media sosial terus mengintai dengan berbagai modus.

Korban kali ini adalah Rony Joy, seorang pemuda di Batuaji. Dia bukan korban penipuan jual beli online seperti korban-korban sebelumnya, tapi diperalat oleh pelaku penipuan untuk menipu orang lain. Kartu Tanda Penduduk (KTP) miliknya dipergunakan oleh pelaku penipuan untuk membeli atau over kredit sepeda motor orang lain.

Loading...

Ceritanya, sebelum jadi korban pencemaran nama baik, Rony pernah posting rencana jual sepeda motornya forum jual beli kendaraan bermotor. Dari postingan itu, muncul salah satu pelaku penipuan yang berpura-pura akan mengambil sepeda motornya yang masih kredit.

“Orang itu ngakunya bernama Sofran. Dia minta foto KTP saya terus kirim melalui WA,” ujar Rony di Mapolsek Batuaji, Minggu (10/2).

Setelah mengirim foto KTPnya, ternyata sepeda motornya tak kunjung diambil pelaku atau transaksi yang dijanjikan tak kunjung dilaksanakan.

Selang sepekan kemudian, Rony dikejutkan dengan postingan foto dan KTP nya di sejumlah media sosial yang mengatakan bahwa dia pelaku penipuan.

“Padahal saya tak menipu siapapun,” ujarnya.

Usut punya usut ternyata foto KTPnya dipakai pelaku penipuan tadi untuk menipu orang lain. Tak tangggung-tanggung ada sekitat empat korban yang diperdaya pelaku dengan KTP Rony.

“Modusnya sama (menipu empat korban). Katanya take over sepeda motor tapi yang take over atas nama saya semua. Sekarang empat korban ini dikejar-kejar dialer karena tunggakan tak bayar. Saya yang dikejar empat korban ini karena pelaku pakai KTP saya,” ujarnya.

Tidak terima dengan kejadian itu, Rony melapor ke Mapolsek Batuaji untuk kasus penipuan dan pencemaran nama baik. Laporan Rony disarankan ke Mapolresta Barelang sebab pelaku terindikasi sebagai jaringan penipun yang profesional dan sudah banyak korban. (eja)

Loading...