batampos.co.id – Widya penghuni salah satu rumah kos di Genta I ini jadi korban jambret di jalan R Suprapto, Batuaji persisnya depan perumahan Puskopkar, Rabu (13/2/2019) malam lalu.
Dia berusaha mengejar.
Dia terjatuh dari sepeda motornya saat berusaha menghentikan penjambret yang juga mengendarai sepeda motor di depan perumahan Pandawa.
Hampir seluruh tubuhnya penuh dengan luka dan dia harus menerima belasan jahitan luka di kepala dan bibir bagian atas.
“Sehari di rumah sakit. Sekarang lagi di tukang urut karena ada pergeseran tulang di pergelangan kaki dan tangannya,” kata Afriani, tetangga korban saat dijumpai di depan kos-kosan korban, Jumat (15/2).
Informasi yang didapat saat dijambret Widya sedang berboncengan dengan salah satu kawannya. Mereka sedang dalam perjalanan dari Simpang Basecamp ke arah Mukakuning. Sampai depan perumahan Puskopkar, muncul seorang pria yang mengendarai sepeda motor langsung merampas ponsel yang sedang dipegang oleh rekan Widya. “Itu ponsel dia (Widya). Kawannya yang pegang di belakang. Makanya saat dijambret dia spontan langsung kejar pelaku,” kata Anita, tetangga yang lain.
Aksi kejar-kejaranpun terjadi, namun apes saat sampai di U Turn depan perumahan Pandawa, pelaku jambret mendadak rem karena ada kendaraan lain yang akan berbelok. Saat itulah Wydia hilang kendali dan terjatuh dari sepeda motor bersama kawannya tadi. “Kawannya tak apa-apa hanya luka ringan, dia (Wydia) yang sekarat,” ujar Anita.
Kejadian itu tidak sempat dilaporkan ke kepolisian namun warga berharap agar patroli pengamanan dan penegakan terhadap pelaku jambret kembali diperhatikan agar pengguna jalan merasa aman.
“Belum terlalu larut loh. Kasian adek itu. Sudah hilang hape, jatuh pula,” kata Anita. (eja)
