batampos.co.id – Setelah menumpang selama empat tahun, akhirnya siswa SMPN 56 Batam yang sebelumnya numpang di gedung serbaguna kelurahan Tibanlama bisa menempati gedung sekolah baru mereka.
“Alhamdulillah, setelah empat tahun nunpang akhirnya siswa bisa belajar di gedung sendiri,” kata Kepala SMPN 56 Batam, Nurhayati, Senin (18/2/2019).
Ia menjelaskan siswa sangat senang menempati gedung baru berlantai tiga ini. Ia menyebutkan ada sembilan rombongan belajar (rombel) dengan total siswa 311 orang. “Semua siswa belajar satu shif. Jadi semua masuk pagi,” sebut perempuan yang sebelumnya menjabat Wakil Kepala SMPN 54 Batam ini.
Tahun ini juga menjadi tahun pertama sekolah menggelar ujian nasional di gedung sendiri. Nurhayati mengungkapkan sebanyak 65 siswa akan ikut UN berbasis kertas. “Mudah- mudahan tahun depan sudah UNBK,” ucap Lulusan UNRI ini.
Ia menyebutkan sebelumnya siswa SMPN 56 Batam menumpang belajar di dua lokasi yaitu gedung serbaguna milik kelurahan Tibanlama dan SDN 010 Sekupang. Ke depan perempuan kelahiran Bengkalis ini berharap siswa dan guru bisa bersama-sama merawat gedung sekolah dan siswa bisa berprestasi lagi.
“Sebentar lagi kan UN, kami berharap anak-anak bisa meraih nilai terbaik dan lulus 100 persen,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Batam, Hendri Arulan mengatakan setelah sempat molor penyelesaiaanya, akhirnya gedung bisa ditempati. Siswa sudah pindah sejak tanggal 4 Februari lalu.

“Ya sempat terkendala, sekolah akhirnya bisa ditempati. Kemarin ada masalah air tapi sekarang tengah dalam proses. Mudah-mudahan ke depan tidak ada kendala,” sebutnya.
Ia menyebutkan untuk membangun gedung sekolah ini Disdik mengucurkan anggaran hingga Rp 3,9 miliar. Ini merupakan SMPN yang ke 56 dibangun Pemko Batam.
Lanjutnya sekolah lain yang juga akan segera ditempati yaitu SMPN 57 Batam yang berlokasi di Patamlestari. “Masih finishing. Maret sudah ditempati juga, sekarang siswa masih numpang di SDN 004 Sekupang,” ucapnya.
Tahun ini menurut rencana, Disdik juga akan membangun gedung SMPN 58 Batam di Kampungbagan, Seibeduk. Saat ini siswa juga masih numpang di sekolah lainnya.
Hendri menyebutkan masih ada beberapa sekolah numpang yang harus dituntaskan hingga tahun depan. Berdasarkan data sekolah yang numpang yaitu SMPN 58 dan 59 Batam. “Mudah-mudahan selesai dalam waktu dekat inu. Karena kalau sudah gedung sendiri proses belajar mengajar jadi lebih baik,” tutupnya. (yui)
