Senin, 20 April 2026

200 Komputer untuk UNBK, Disebar di 25 SMP yang sebelumnya UN Kertas

Berita Terkait

batampos.co.id – PemerintaH Kota (Pemko) Batam meng-upayakan pengadaan komputer untuk menunjang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) yang akan digelar April 2019 ini. Nantinya, perangkat komputer tersebut akan disebar di 25 Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang ada di Batam.

“Ada 200 unit yang dianggarkan dari APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah) Batam 2019,” kata anggota Komisi IV DPRD Kota Batam Safari Ramadhan, Selasa (19/2).

Sayangnya, Safari mengaku tak hafal besar anggaran untuk pengadaan 200 komputer tersebut. Namun, ia menyebut, seluruh komputer itu bakal ditempatkan di 25 SMP dari total 59 SMP Negeri di Kota Batam. “Kalau itu (besaran anggaran) dinas yang tahu,” ujar Safari singkat.

Pengadaan 200 unit komputer ini nantinya akan dilakukan melalui sistem lelang. Oleh sebab itu, ia mengimbau kepada dinas terkait agar segera merealisasikan pengadaan komputer.

“Itu tergantung disdik sebagai pengguna anggaran, mengingat UNBK dilak-sanakan April 2019 ini,” tuturnya.

Hal senada disampaikan Wakil Ketua Komisi IV DPRD Batam Muhammad Yunus. Diakuinya, 200 unit komputer tersebut nantinya akan dibagikan ke 25 sekolah dan masing-masing sekolah akan mendapatkan delapan unit komputer. “Satu sekolah dapat 8 komputer,” kata Yunus.

Ia mengakui pengadaan komputer tahun ini masih sangat jauh dari kata cukup. Sebab, bila melihat jumlah sekolah negeri yang mencapai 59 sekolah, itu artinya masih ada 24 SMP Negeri lainnya yang tidak mendapat bagian.

“Intinya sangat jauh dari kata cukup,” beber Yunus.

Sementara itu, Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam menyatakan tetap mengupayakan pengadaan komputer tahun ini untuk menunjang pelaksanaan UNBK pada 22 April mendatang.

Siswa dan Siswi SMPN 26 Batuaji mengikuti Ujian Nasional, Senin (23/4/2018), lalu. Mata pelajaran yang dikerjakan adalah Bahasa Indonesia. F Dalil Harahap/Batam Pos

“Kami usahakan bisa untuk tahun ini. Meskipun waktunya sangat mepet,” kata Kepala Disdik Batam Hendri Arulan, Selasa (19/2/2019).

Hendri mengungkapkan, pengadaan komputer ini sudah beberapa kali tertunda. Namun beruntungnya, bisa direalisasikan tahun ini. Menurutnya, komputer merupakan elemen penting untuk penunjang UNBK.

Yang sudah berjalan saat ini, untuk UNBK, tidak semua menggunakan komputer sekolah. Sebagian dari siswa ada yang membawa laptop mereka untuk ujian. Hal ini dikarenakan belum terpenuhinya sarana dan prasana di sekolah.

“Biar tetap bisa UNBK jadi orang tua meminjamkan laptop milik anak mereka kepada sekolah,” imbuh pria yang sebelumnya pernah bertugas di Badan Kepegawaian dan Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Batam ini.

Komputer hasil pengadaan itu nanti akan diprioritaskan bagi sekolah yang masih mengikuti UN berbasis kertas. “Nanti kami data dulu. Yang jelas untuk sekolah yang belum UNBK,” imbuhnya.

Hendri menyebutkan, tahun ini terdapat 56 SMP Negeri di Batam yang ikut ujian nasional (UN). Sebanyak 26 sekolah berbasis komputer dan 30 lainnya masih kertas. “Targetnya tiap tahun bisa lebih banyak lagi sekolah negeri yang UNBK,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala SMPN 56 Batam, Nurhayati menuturkan keinginannya untuk mengikuti UNBK tahun depan. Beberapa waktu lalu, ia juga telah menyampaikan hal ini kepada Disdik Batam.

“Tahun inikan ada pengadaan komputer. Kami sangat berharap bisa mendapatkan bantuan tersebut, agar bisa UNBK,” ujarnya.

Selain itu, pihaknya juga akan menggelar pertemuan dengan orang tua siswa. Mereka yang memiliki laptop agar bisa dipinjamkan untuk pelaksanaan UNBK tahun depan.

“Sekarang kan masih ujian kertas. Setelah itu kami akan persiapan UNBK,” ungkapnya. (rng/yui)

Update