
batampos.co.id – Kritik terhadap mahalnya harga tiket pesawat akhirnya didengar maskapai penerbangan nasional. Garuda Indonesia terhitung mulai Kamis (28/2) menurunkan harga tiket rute Jakarta-Padang PP.
Tiket Jakarta-Padang atau Padang-Jakarta tersebut akan dijual mulai dengan harga Rp 999.999. (one way) atau lebih rendah 40 persen dari harga normal. Harga tersebut belum termasuk ppn, psc, asuransi dan berlaku hingga 12 April dengan kondisi tertentu.
Direktur Human Capital Garuda Indonesia, Heri Akhyar mengatakan, bahwa penurunan harga tiket tersebut sejalan dengan aspirasi masyarakat yang ada serta bagian dari upaya Garuda Indonesia untuk mendukung perekonomian daerah.
”Sebagai national flag carrier, kami menyadari sepenuhnya peran penerbangan dalam mendukung pertumbuhan pariwisata serta aktivitas ekonomi masyarakat melalui penyediaan angkutan udara yang terjangkau” ujarnya dalam keterangan resmi, Kamis (28/2). Penurunan ini, kata Heri, diharapkan dapat terus meningkatkan minat masyarakat dalam menggunakan moda transportasi udara.
”Kami terus memastikan penurunan harga menjadi komitmen berkelanjutan Garuda Indonesia sehingga dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia,” tutupnya.
Sriwijaya Air Turunkan Tiket
Usai maskapai Garuda Indonesia yang menurunkan tarif tiket pesawat, kini giliran Sriwijaya Air melakukannya. Maskapai ini memutuskan untuk menurunkan tarif tiket pulang pergi (PP) dengan rute Jakarta-Makassar.
Tiket Jakarta-Makassar akan dijual mulai Rp 1,33 juta atau lebih rendah 40 persen dari harga normal. Kebijakan ini akan efektif berjalan hari ini 28 Februari 2019 sampai dengan April 2019.
Direktur Utama Sriwijaya Air Joseph Adriaan Saul mengatakan, Makassar sebagai salah satu Hub of Indonesia memiliki potensi dan peranan yang sangat penting dalam pembangunan ekonomi di Indonesia. Dengan demikian, adanya penurunan harga tiket oleh Sriwijaya Air dapat meningkatkan traffic di kota tersebut.
”Makassar telah menjadi salah satu gerbang keluar dan masuknya para pengunjung lokal maupun mancanegara ke Indonesia. Dengan status sebagai kota yang menjadi Pilot Project untuk beberapa smart city program dan inovation di Indonesia, Ini tentu akan berpengaruh besar terhadap kemajuan bangsa dan negara secara menyeluruh,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Kamis (28/2).
Tak hanya penerbangan Jakarta-Makassar, sebagai upaya untuk terus meningkatkan perekonomian beberapa daerah di Indonesia, Sriwijaya Air pun memberlakukan kebijakan serupa untuk rute domestik lainnya.
Salah satu rute yang juga diturunkan tarifnya adalah untuk rute Jakarta-Palembang. Harga Jakarta-Palembang juga akan turun 40 persen atau akan dijual dengan harga mulai Rp 662 ribu.
Meski menetapkan penurunan harga tiket, Sriwijaya Air menjamin bahwa pihaknya tetap fokus untuk menjaga aspek keselamatan dan kenyamanan dalam setiap penerbangannya.
”Oleh karena itu penurunan harga ini tidak akan mempengaruhi Sriwijaya Air dalam hal merawat dan menjaga kalayakan setiap armadanya,” tegasnya. (*)
