Kamis, 16 April 2026

Walikota Batam Minta Pengelolaan Makan Diambil Alih Kecamatan

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / putut ariyotejo

batampos.cvo.id – Wali Kota Batam Muhammad Rudi meminta pihak kecamatan untuk mengambil alih pengelolaan pemakaman. Pasalnya, saat ini biaya pemakaman sangat mahal, sehingga jika diambil alih pengelolaannya oleh pemerintah, bisa menekan biaya yang sekarang mencapai jutaan rupiah.

“Saya dengar ada yang protes karena bayar (biaya pemakaman, red) ada yang Rp 500, Rp 1 juta bahkan hingga Rp 1,5 juta,” kata Rudi, Jumat (1/3).

Ke depan, lanjutnya, penge-lolaan rencananya akan diserahkan melalui camat-camat. Juga nantinya kawasan pemakaman akan ditempatkan petugas jaga dan diberikan honor oleh pemerintah.

“Supaya negara hadir di sana. Sehingga tidak ada bayar mahal untuk pemakaman,” imbuhnya.

Untuk itu, ia minta kepada seluruh camat untuk mengambil alih seluruh pemakaman di masing-masing kecamatan yang dipimpinnya.

“Karena itu (pemakaman, red) urusan wajib. Karena urusan wajib, makanya kita akan ambil alih,” ujarnya.

Sementara itu, terkait rencana pengambilalihan lahan pemakaman, akan segera dikoordinasikan dengan warga. Demikian juga dengan kebutuhan lahan untuk pemakaman ke depan, akan dibicarakan dengan Badan Pengusahaan (BP) Batam.

“Makam yang sudah ada, kita dudukkan dengan warga. Yang dari BP, kita minta serah-kan pada kita,” imbuhnya.

Rudi mengatakan, ke depan setelah pemakaman dikelola Pemko, maka masyarakat tidak perlu lagi membayar untuk penjagaan makam. Demikian juga dengan lahannya tidak ada bayar tambahan.

“Karena urusan pemakaman merupakan urusan negara sesuai undang-undang,” terangnya.

Rencana ini, sambungnya, sudah ia sampaikan dalam musyawarah rencana pembangunan (musrenbang) tingkat kelurahan di Kecamatan Seibeduk. Dalam musrenbang itu, langsung meminta pihak kecematan agar segera mengambilalih pengelolaan pemakaman di wilayah tersebut.

“Saya perintahkan (camat) ajak tokoh masyarakat bicara supaya tak ada pungutan lagi. Kalau yayasan serah-kan ke kita dulu,” jelasnya lagi.(une)

Update