Minggu, 24 Mei 2026

MV WaveMaster 5 Tujuan Singapura Kandas, Seluruh Penumpang Selamat

BACA

proses evakuasi

batampos.co.id – Kapal feri MV WaveMaster 5 rute Tanjungpinang-Si­nga­pura yang membawa 50 pe­numpang kandas di perairan Ka­rang Galang, Batam, Sabtu (2/3) siang.
Penumpang yang sebagian besar warga negara Indonesia dan warga negara Asing (WNA) Singa-pura, Inggris, Amerika, Malaysia, sempat panik, khawatir kapal terbalik.

Kasi Ops Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Tanjungpinang Eko Suprianto menjelaskan, informasi kandasnya MV WaveMaster 5 diterima sesaat setelah pihaknya berhasil mengevakuasi tiga warga Tanjungpinang yang hilang saat memancing di Perairan Dendun, Kecamatan Mantang, Kabupaten Bintan.

”KN Bhisma langsung menuju ke lokasi kandasnya MV WaveMaster 5 di perairan Karang Galang, Batam,” ujarnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Tanjungpinang Budi Cahyadi membenarkan pihaknya langsung mengerahkan kapal SAR Bhisma ke lokasi kandasnya kapal feri WaveMaster 5.

Setiba di lokasi kandasnya kapal, ternyata sudah ada kapal feri Wa­ve­Master 6. Hanya saja, evakuasi penumpang sulit dilakukan karena perairan saat itu sa-ngat dangkal.

Akhirnya KN Bhisma menurunkan sekoci untuk memindahkan seluruh penumpang. Penumpang kemudian dipindahkan ke MV WaveMaster 6 dan langsung dibawa ke Singa-pura.

”Langsung penumpangnya dibawa ke Singapura,” katanya.

Kasi Ops PPLP Tanjunguban Samsul mengatakan bahwa pihaknya menerima informasi kandasnya kapal feri MV WaveMaster 5 sekitar pukul 12.48 WIB. Kemudian, sekitar pukul 13.30 WIB, KN Bhisma bergerak ke lokasi dan tiba sekitar pukul 14.15 WIB.

”MV WaveMaster 5 dari Tanjungpinang dengan tujuan Singapura membawa 50 pe-numpang semuanya selamat,” katanya.

Sekitar pukul 19.45 WIB, pihaknya telah mengevakuasi kapal kandas itu. Tak ada kerusakan berarti karena kapal kandas di area karang yang di atasnya tertutup pasir laut.

”Sepertinya setelah ini kapal akan ditarik ke Batam,” kata dia.

Setelah ini pihaknya juga akan memeriksa nakhoda kapal dan kru kapal.

”Kita akan selidiki penyebabnya, kenapa kandasnya sampai ke sebelah kanan dekat karang, tapi tidak sampai menabrak karang,” ujarnya.

Dihantam Ombak Besar, TB Jala Patra Tenggelam

Sementara itu, laka laut juga terjadi di perairan Lingga, tepatnya di perairan antara Pulau Sirih dan Pulau Benan, Kabupaten Lingga, Jumat (1/3) lalu sekitar pukul 19.30 WIB.

Tug Boat (TB) Jala Patra yang berlayar dari Senayang, Kabupaten Lingga tujuan Kijang, Kabupaten Bintan tenggelam dihantam ombak besar.

Beruntung, 5 kru kapal berhasil diselamatkan. Kelimanya yakni Buti, 51, sebagai nakhoda; Marjohan, 51, seba-gai enginering; dan tiga kru kapal masing-masing Hendri, 41; Adi Saputra, 24; dan Sulistyono, 30.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Klas A Tanjungpinang Budi Cahyadi menjelaskan, informasi awal terjadi kecelakaan laut dari petugas KPLP Tanjungpinang Ade.

Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti Kantor Penca-rian dan Pertolongan Klas A Tanjungpinang dengan mengerahkan Kapal Rescue Boat-209 ke lokasi kejadian.

”Tugboat tenggelam akibat dihantam ombak kuat. Sedang-kan lima kru kapal selamat. Waktu akan dijemput mereka menunggu bantuan di atas tongkang,” kata dia.

Setelah dievakuasi, lima kru kapal dibawa ke Kijang, Kabupaten Bintan. Sedangkan tongkang ditarik KM Oscar milik agen.

”Kami mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati saat melaut,” ujarnya. (met)

spot_img

Baca Juga