
batampos.co.id – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Batam menggelar simulasi penghitungan suara jelang pemilihan umum (Pemilu) 17 April 2019 mendatang di Hotel Harmoni, Nagoya, Sabtu (2/3/2019).
”Ini acara dari provinsi. Jadi, sekarang lagi berlangsung cara perhitungan suara mulai dari petugas TPS hingga kecamatan dan kota,” kata Ketua KPU Batam Syahrul Huda.
Ia mengatakan karena pemilihan serentak total yang akan dihitung jumlahnya tidak sedikit. Ada lima tingkatan pemilihan yang akan dihitung yaitu, DPRD Batam, Provinsi, RI, DPD dan Presi-den.
”Jadi sangat banyak dan memakan waktu yang cukup lama. Semua penyelenggara tentu harus paham semua tahapan ini,” jelasnya.
Syahrul menyebutkan ada 20 ribu lebih petugas yang akan diberikan Bimbingan Teknis (Bimtek) terkait pro-ses pemungutan hingga penghitungan.
”Semua petugas itu kan yang paling bertanggung jawab terhadap jalannya pemilihan. Semua bermula dari TPS,” sebutnya.
Selain penghitungan manu-al, nantinya komisioner KPU juga akan diberikan pelatihan terkait penggunaan aplikasi sistem informasi pehitungan suara (Situng) untuk perhitungan hasil pemilihan.
Sistem ini akan memudahkan KPU dalam merekap hasil pemilihan dari tingkat masing-masing kota atau kabupaten.
”Nanti ada user-nya juga. Jadi, aksesnya terbatas tidak semua orang bisa,” imbuhnya.
Syahrul menyebutkan nanti ada 2.967 tempat pemungutan suara (TPS) yang akan digunakan untuk pemilihan termasuk lembaga permasyarakatan dan rumah tahanan.
”Bila dibandingkan pemilu sebelumnya, ada penambahan jumlah TPS. Hal ini karena perubahan jumlah pemilihan dari 500 menjadi 300 orang dengan total kotak suara mencapai lima per TPS,” ungkapnya.
Ia berharap semua peserta memahami proses penghitungan ini, agar kemudian hari tidak terjadi kesalahan. Sebab prosesnya sangat riskan akan masalah.
”Bimtek ini untuk meminilisir persoalan di pemilihan mendatang. Kalau bisa tak ada kesalahan, karena proses ini juga ada batasan waktunya. Yang jelas TPS harus selesai perhitungan pas hari pemilihan. Total kan ada 13 hari hingga diplenokan nantinya,” tutup Syahrul. (yui)

