Minggu, 15 Februari 2026

Wakil Bupati Natuna Berharap Ada Pabrik Pengolahan Ikan

Berita Terkait

Keramba ikan Napoleon

batampos.co.id – Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti mengatakan, potensi sumber daya perikanan di Natuna masih perlu dukungan peran serta pihak swasta, agar potensi tersebut bisa dikelola dengan maksimal. Apalagi sejauh ini pemerintah sudah berupaya mendukung, dengan menyediakan gudang beku untuk nelayan.

”Potensi perikanan di Natuna sangat besar, tapi belum ada pabrik pengelolahan ikan, seperti pengalengan ikan. Saat ini hasil tangkap harus ditampung dan dibawa keluar Natuna,” kata Ngesti saat meninjau lahan yang akan dibangun coldstorage di Sedanau Minggu (3/3).

Peninjauan tersebut Ngesti didampingi Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah dan Direktur PT Pelindo serta beberapa pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD). Tujuannya, untuk memastikan lahan untuk pembangunan coldstorage di Sedanau tidak mengalami kendala.

Ngesti mengatakan, saat ini Natuna membutuhkan investor yang dapat berinvestasi di sektor pengolahan ikan dan membuka pabrik pengolahan Ikan. Selain bisa meningkatkan nilai jual ikan, juga membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.

”Sekarang pendapatan daerah dari perikanan juga belum memadai, tentu imbasnya pertumbuhan ekonomi masyarakat belum terbantu,” ujarnya.

Nato, salah seorang pengusaha perikanan di Sedanau, mengaku potensi perikanan belum dapat menjadi sumber pendapatan asli daerah, karena belum adanya regulasi yang mengatur para nelayan dari daerah lain wajib menjual hasil tangkapannya dan membatasi jumlah muatan kapal, serta wajib lapor bagi kapal nelayan daerah lain untuk didata.

”Aturan ini akan mampu mendatangkan potensi dan peluang lebih besar kepada nelayan tempatan untuk mengelola potensi perikanan sekaligus meningkatkan pendapatan daerah,” ujar Nato. (arn)

Update