
batampos.co.id – Kondisi perekonomian Batam, terus mengalami peningkatan. Terlihat dari konsumsi listrik dan pelanggan PLN yang terus bertambah. Data yang disampaikan, saat ini pelanggan PLN Batam pada angka sekitar 320 ribu-an. Termaksud pelanggan industri. Kelompok industri ini memperlihatkan perbaikan ekonomi, dengan peningkatan konsumsi diangka 26 persen.
Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, dari data PLN Batam, konsumsi listrik khusus industri pada triwulan IV 2018 tercatat tumbuh 26,45 persen (yoy).
“Lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 19,05 persen (yoy),” ungkap Gusti.
Sementara secara keseluruhan untuk bidang usaha, pertumbuhan penggunaan listrik mengalami peningkatan. Peningkatan terjadi sekitar 4,45 persen (yoy). Sejalan dengan kinerja industri pengolahan sepanjang tahun 2018, tercatat tumbuh 4,80 persen
(yoy). Lebih tinggi dibanding tahun lalu sebesar 3,35% (yoy).
“Sejalan dengan konsumsi listrik usaha (data PLN Batam) pada triwulan IV 2018 tercatat tumbuh 4,45 persen (yoy). Lebih tinggi dibandingkan triwulan sebelumnya yang tumbuh 4,16 persen (yoy),” ujarnya.
Peningkatan itu sejalan dengan pertumbuhan ekspor ekspor non migas, ekspor produk besi baja dan perahu, kapal dan struktur terapung lainnya pada triwulan IV 2018. Sektor ini tercatat tumbuh masing-masing sebesar 28,09 persen (yoy) dan 91,58 persen (yoy).
Sementara ekspor produk olahan CPO, produk elektronik maupun mesin tercatat mengalami perlambatan. Sebagian besar produk besi baja dan perahu, kapal dan
struktur terapung lainnya di Kepri merupakan industri supporting migas.
“Peningkatan ekspor tersebut merupakan dampak dari tren peningkatan harga minyak dunia sepanjang 2018. Permintaan ekspor pada triwulan IV 2018 tercatat meningkat dibandingkan triwulan sebelumnya,” jelas dia.
Sektor konstruksi juga mengalami pertumbuhan sepanjang tahun 2018. Dimana, sektor kontruksi tumbuh sebesar 7,93 persen (yoy). “Lebih tinggi dibandingkan tahun lalu, yang tumbuh 3,45 persen (yoy). Pertumbuhan ini ditopang oleh proyek infrastruktur pemerintah dan swasta,” imbuhnya mengakhiri.
Pertumbuhan sektor industri sudah dirasakan PLN sejak pertengahan tahun 2018 lalu. Manager Corporate Customer PLN Batam Arief Sumarna mengatakan, saat itu pelanggan terbesar PLN Batam, Semen Batam yang berlokasi di Kabil. Selain itu, ada pabrik gas Samator. Selain ada puluhan industri, usaha kecil hingga rumah tangga.(mbb)
