Minggu, 5 April 2026

Kunjungan Turis Asing ke Batam Meningkat

Berita Terkait

batampos.co.id – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam mencatat jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Batam sepanjang Januari 2019 mencapai 131.490. Jumlah tersebut naik jika dibandingkan dengan periode yang sama pada tahun lalu yang hanya mencapai 115.551 kunjungan.

“Jumlahnya meningkat sebanyak 15.939 orang jika dibandingkan dengan Januari 2018,” kata Kepala Disbudpar Kota Batam Ardiwinata, Senin (4/3/2019).

Pria yang akrab disapa Ardi ini mengatakan, seperti tahun-tahun sebelumnya, kunjungan wisman asal Singapura masih mendominasi. Dari 131.490 kunjungan wisman selama sebulan itu, hampir separuhnya merupakan turis asal Singapura.

“Sekitar 47,75 persen,” katanya.

Sementara jumlah kunjungan terbanyak yang kedua adalah wisman berkebangsaan Tiongkok sebesar 19.475 kunjungan atau 10,51 persen dari total kunjungan. Kemudian diikuti oleh Malaysia, India, Korea Selatan, Filipina, Jepang, Inggris, Australia, Inggris, dan Amerika.

Terkait destinasi, mantan Kabag Humas Pemko Batam ini menyebutkan secara umum wisman tersebut menikmati beberapa destinasi yang dimiliki Batam. Seperti pantai, Kebun Raya Batam, resort, Pulau Abang, dan lainnya.

“Semua yang ditawarkan Batam favorit wisman,” ungkapnya.

Namun ke depannya, Pemko Batam akan bekerja keras agar jumlah wisman terus bertambah setiap bulan.

Selain menawarkan destinasi wisata yang ada, Disbudpar juga akan menawarkan atraksi wisata yang digelar selama dua hari atau lebih. Selain itu, meningkatkan fasilitas home stay yang ada di wilayah destinasi wisata. Misalnya di Nongsa, Pulau Ngenang, Belakang Padang, dan Pulau Abang.

“Kalau home stay di wilayah itu bagus, mereka bisa berinteraksi langsung dengan masyarakat dan membuat mereka akan tinggal lebih dari satu atau dua hari. Tapi tentu juga destinasi ikut di-tingkatkan,” katanya.

foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

Tak hanya soal itu, infratruktur dan kenyamanan juga menjadi senjata ampuh agar para wisman betah berlama-lama berkunjung ke Batam. Pemko Batam sendiri saat ini memang tengah gencar memperbaiki infrastruktur, baik akses jalan, taman, toilet umum, dan lain sebagainya.

“Tentu juga didukung dengan kenyamanan hotel,” jelasnya.

Sementara berdasarkan data Badan Pusat Stastistik (BPS) Batam, rata-rata turis asing maupun domestik menginap selama 2,07 hari di hotel-hotel berbintang di Batam.

Gencar Promosi

Disbudpar Kota Batam juga mulai gencar menggelar promosi wisata ke Asia Tenggara dan Asia Timur. Selain lewat Kementerian Pariwisata (Kemenpar), destinasi wisata di Batam dipromosikan lewat peran agen perjalanan wisata.

“Terima kasih kita sampaikan ke Kemenpar yang terus men-support kita. Batam itu selalu dipromosikan di Indonesia dan dunia internasional,” Ardiwinata, Senin (4/3).

Ardiwinata mengatakan, peran agen tour and travel sangat besar untuk promosi Batam. Bersama mereka, destinasi wisata di Batam bisa diperkenalkan dan masuk dalam paket perjalanan wisata.

“Tetapi sosial media juga kita aktif. Dan yang paling penting, kita juga akan menyasar kantong-kantong wisatawan yang berpotensi kita hadirkan ke Batam,” ujarnya.

Menurutnya, Jakarta, Malaysia, Singapura dan negara-negara di Asia Timur seperti Tiongkok, Jepang dan Korea sangat berpotensi untuk lebih banyak lagi datang ke Batam. Rencananya, tahun ini promosi akan banyak digelar di Jakarta dan Malaysia.

Menurut Ardi, alam indah yang dimiliki Batam menjadi berkah tersendiri. Selain lebih mudah untuk menata, juga lebih mudah untuk dipromosikan. Apalagi infrasruktur jalan yang sudah sangat bagus dibangun oleh Pemko Batam.

Sementara itu, Ketua Komisi II DPRD Batam Edward Brando mengatakan, promosi wisata memang harus gencar dilakukan. Keterbatasan anggaran tidak boleh menjadi alasan. Sebab banyak pelaku wisata yang bisa digandeng agar Batam ini lebih dikenal di negara asing, terutama negara tetangga.

(ian/une)

 

Update