foto: batampos.co.id / dalil harahap

batampos.co.id – Arus pengiriman barang di Bandara Internasional Hang Nadim sudah mulai normal. Tidak ada lagi penumpukan barang di kargo bandara. Hal ini diakui Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso.

Penyebabnya, sistem baru dari Bea Cukai Batam sudah berjalan normal di kargo Hang Nadim.

“Selain itu, beberapa jasa titipan menggunakan pesawat carter milik PT Tri-MG. Perusahaan ini sudah lama bergerak dibidang pengiriman barang,” katanya, Senin (4/3).

Untuk awal ini, kata Suwarso pesawat itu melayani penerbangan kargo dari Batam ke Jakarta dengan sistem carter. Namun, tidak lama lagi. Tri MG melayani penerbangan khusus kargo, secara reguler.

Keberadaan Tri MG sangat membantu beberapa perusahaan jasa titipan, yang kesulitan untuk mengirimkan barangnya. Akibat terbatasnya kuota untuk memasukan barang ke kargo pesawat penumpang.

“Tri MG ini sudah berjalan sebulan ini. Dan awalnya 2 penerbangan dalam seminggu. Tapi satu minggu belakangan, sudah menjalani 3 penerbangan seminggunya,” ucap Suwarso.

Dalam sekali pengiriman Tri MG dapat mengirimkan sebanyak 10 hingga 15 ton. “Izin (carter) sudah ada. Kabarnya, sedang pengurusan (izin reguler),” ungkap Suwarso.

Pengiriman barang Hang Nadim setiap bulannya terus meningkat. Apabila tidak ada pesawat khusus yang mengirimkan barang, tentunya akan menganggu arus pengiriman barang.

“Pesawat konvensional (penumpang) lebih memprioritaskan bagasi penumpang. Sisa dari itu, baru diperuntukan barang kargo. Jadi pesawat penumpang tidak bisa full melayani kargo,” tutur Suwarso.

Suwarso mengatakan pengiriman barang dari Batam ke beberapa daerah lainnya, sebanyak 70ton setiap harinya. Dan jumlah ini diperkirakan terus meningkat. Sehingga membutuhkan penjajakan atau kerjasama baru, dengan perusahaan maskapai yang khusus melayani pengiriman barang.

“Saat ini baru satu (Tri MG) ini dulu,” ungkapnya. (ska)

Loading...