ilustrasi

batampos.co.id – Direktur PDAM Kabupaten Lingga Sazali memastikan ketersediaan sumber air bersih di Kabupaten Lingga pada kondisi kemarau saat ini masih aman, meski sumber air di Daik Lingga yang biasa diambil sehari-hari mengalami kekeringan. Hal ini dapat ditanggulangi dengan menyedot sumber air di kawasan lain menggunakan mesin pompa air.

“Sumber air yang lama memang tidak menggunakan mesin pompa air. Tapi karena surut, jadi mengambil dari sumber air. Kalau tak ada kendala listrik, air akan lancar,” kata Sazali ketika ditemui di Sabo Singkep, Selasa (5/3) pagi.

Loading...

Sedangkan untuk kelancaran distribusi air ke rumah pelanggan di Dabo Singkep masih aman.

Pasalnya, sumber air di Gunung Muncung, Air Bedegam, tidak mengalami kekeringan, sehingga Sazali memastikan pasokan air ke seluruh rumah pelanggan tetap lancar.
Menurutnya, hujan masih normal namun hanya di kawasan Gunung Muncung. Dia juga mengaku telah berkonsultasi dengan BMKG kalau Kabupaten Lingga pada tahun ini memprediksikan tidak terjadi musim kemarau yang panjang.

“Saat ini, pasokan air di Dabo Singkep masih stabil sebanyak 70 liter per detik,” kata Sazali.

Kalaupun terjadi kemarau panjang hingga sebulan ke depan di Dabo Singkep, Saza­li mengatakan PDAM akan mengambil langkah untuk menggilir pasokan air ke setiap rumah pela­nggan.

Sazali menambahkan, saat ini PDAM Daik Lingga sudah memiliki mesin pompa air untuk mengatasi kekeringan di wilayah sumber air, namun untuk Dabo Singkep, PDAM belum memilikinya.

Padahal, PDAM telah memiliki sumber air cadangan.

Pihaknya telah mengajukan permohonan untuk mengadakan mesin pompa air sekaligus perangkatnya, seperti rumah mesin pompa, pipa, dan sebagainya.

Anggota Komisi II Dabo Singkep Nurdin yang juga ada di lokasi yang sama, berjanji akan memperhatikan apa yang akan diajukan PDAM, yakni pengadaan pompa air pada dinas terkait yang membawahi PDAM. Karena pengadaan ini dinilai perlu untuk kebutuhan masyarakat. (wsa)

Loading...