batampos.co.id – Andi Arief, mantan Wasekjen Partai Demokrat yang ditangkap polisi karena mengonsumsi narkoba, kemarin mulai menjalani rehabilitasi di Badan Narkotika Nasional (BNN). Bersama tim penasihat hukumnya, pria yang beberapa kali mengeluarkan keterangan kontroversial tersebut tiba di kantor BNN sekitar pukul 15.00 WIB.

Dedy Yahya, penasihat hukum Andi menjelaskan bahwa seluruh proses rehabilitasi selesai sekitar pukul 18.30 WIB. Usai menjalani rehabilitasi ter­sebut, Andi langsung pulang. Se­suai dengan rujukan BNN, se­lanjutnya Andi bakal menja­lani rawat jalan di RSKO.

Loading...

”Kadar­nya Pak Andi itu masih cukup rendah (kadar pemakaian sabu-sabu). Mungkin cukup dua atau tiga hari,” ungkap dia.

Namun, Dedy belum tahu pasti kapan kliennya bakal memulai rawat jalan untuk menuntaskan rehabilitasi di RSKO. Dia menyampaikan, Andi akan berkoordinasi dan berkonsultasi lebih dulu dengan tim penasihat hukum yang mendampinginya sejak ditangkap penyidik Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri pada Minggu malam (3/3).

”Nanti akan kami dampingi juga saat di RSKO,” bebernya.

Lantaran tidak ada proses pe­nyidikan terhadap Andi, Dedy bersama tim penasihat hu­kum lainnya hanya bersiap apabila penyidik membutuhka­n keterangan klien mereka. Khususnya terkait dengan penge-jaran pengedar yang menjual sabu-sabu kepada Andi.

”Tidak menutup kemungkinan (Andi dipanggil lagi). Penyidik akan mencari siapa yang sempat beli, menjual, dapat dari mana,” terang dia.

Andi sendiri irit bicara. Dia menjawab pertanyaan wartawan sekenanya. Termasuk soal proses rehabilitasi yang dia jalani kemarin. ”Saya dinyatakan bukan kriminal,” katanya. ”I’m not a criminal,” lanjut dia menegaskan.

Selain itu, dia meminta agar masyarakat tidak sembarang bicara. Keterangan itu disampaikan Andi mengomentari cuitan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Mahfud MD.

”Tolong sampaikan sama Pak Mahfud MD jangan asbun, jangan asal bunyi,” pintanya.

Terkait seorang perempuan yang menemani dirinya di Me­na­­ra Peninsula Hotel, pria kela­hiran Lampung itu menolak menjelaskan.

”Silakan dinilai sendiri,” ucap dia singkat.

Menu­rut Kadiv Humas Polri Irjen Mu­hammad Iqbal, perem­pu­an­ berinisial L yang meneman­i Andi merupakan sahabat An­­di. Dia diduga salah satu cal­eg dari salah satu partai.

”Diajak (Andi ke hotel),” ujar di­a.

Namun, jenderal bintang dua itu enggan menyampaikan se­cara rinci latar belakang L. Dia hanya menyebut, perempuan itu adalah mantan mahasiswi yang kemudian menjadi sahabat Andi. Berdasar keterangan yang diperoleh penyidik, usia L antara 26-30 tahun.

Direktur Tindak Pidana Narko­b­a Bareskrim Polri Brigjen Pol E­ko Daniyanto menjelaskan, a­nak buahnya menemukan L sa­­at menggeledah kamar hotel ya­ng disewa Andi.

”Ketika dila­ku­­­kan pemeriksaan oleh tim, ter­nyata di kamar mandi dite­mu­­kan seorang perempuan,” im­buhnya.

Dari toilet di kamar itu­ pula penyidik memperoleh barang bukti alat isap sabu-sabu atau biasa disebut bo­ng.

Sesuai prosedur, lanjut Eko, perempuan itu lantas diperiksa. Namun, pemeriksaan terpisah dengan yang dilakukan kepada Andi. Penyidik juga meminta L melaksanakan tes urine.

”Untuk wanita, tes urine negatif,” imbuhnya.

Karena itu, penyidik menghubungi keluarga L untuk menjemput yang bersangkutan. ”Dan membuat surat perjanjian,” kata Eko. Dia mengakui, Andi sempat enggan menjalani tes urine di tempat kejadian perkara. Namun, setelah dijelaskan oleh petugas, dia bersedia.

”Kami bujuk tiga jam. Jam 1 baru mau,” ujarnya.

Sejauh ini, Eko menilai Andi kooperatif. Politikus yang sem-p­at dikenal sebagai aktivis pada masa Orde Baru tersebut menjalani setiap tahapan sebagaimana aturan. Termasuk di antaranya interogasi guna menggali data terkait sabu-sabu yang dia konsumsi.

Hanya, sampai kemarin Eko belum bisa menjelaskan secara terperinci sumber sabu-sabu itu.

”Untuk pengedarnya, kami masih tahap pengejaran,” ujar dia.

Eko menegaskan, Andi tidak disidik. Sebab, tidak ada barang bukti sabu-sabu yang ditemukan petugas. Pihaknya sudah menyerahkan Andi kepada BNN untuk melaksanakan prosedur re­habilitasi.(syn/oni)

Loading...