Kios liar dibangun di lahan hijau, Aviari.
| Dalil Harahap / batampos

batampos.co.id – Kios liar terus tumbuh subur di wilayah Batuaji. Bahkan dibangun di pinggir jalan dan di atas lahan terbuka hijau. Namun, tak juga ditertibkan oleh jajaran Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) maupun pihak kecamatan.

Seperti kios liar di ruang terbuka hijau Pasar Seken Aviari. Hampir 50 kios di sana sudah berdiri sejak beberapa bulan lalu. Satpol PP tak kunjung melakukan penertibannya. Kini tinggal belasan kios saja di sana yang masih kosong, sebagian besar sudah disewa pedagang.

”Kalau mau sewa masih ada kosong di sana yang menghadap jalan raya. Aman kok di sini,” kata seorang pedagang, Rabu, (6/3).

Ridho, warga Perumahan Genta Batuaji mengatakan, kios liar di pinggir jalan tersebut memicu terjadinya kemacetan. Di sana menjadi tempat nongkrong sebagian sopir angkot.

”Makanya macet ini. Banyak angkot yang diparkirkan di pinggir jalan. Lagian Batuaji ini semakin tak tertata. Tak tahu pemerintah kenapa terkesan membiarkannya,” ujarnya.

Demikian halnya kios liar di Simpang Basecamp yang tak kunjung ditertibkan. Berada di dekat perempatan jalan, posisi kios liar ini sangat tidak bagus. Masih banyak kios liar di sana yang masih kososng tetapi sudah ada juga yang berisi.

Anggota Komisi III DPRD Batam Werton Panggabean mengatakan, di saat Batam kekurangan ruang terbuka hijau, saat itu pula semakin banyak kios liar dibangun. Anehnya, seperti dibiarkan dan tidak ada penindakan.

Sementara itu, Kabid Trantib Satpol PP Imam Tohari kemarin tidak mau berkomentar terkait penertiban kios liar tersebut. ”Tanya camat saja,” katanya singkat.

Tetapi tahun lalu ia mengatakan bahwa pihaknya akan melakukan penertiban.”Kita tetap akan melakukan penertiban untuk kios liar. Tetapi saya tidak tahu apakah suratnya sudah masuk ke kami atau tidak,” katanya waktu itu.

Sedangkan Camat Batuaji Ridwan mengatakan, kios liar di sana harus ditertibkan. Surat  penertiban dari camat sudah pernah disampaian ke Satpol PP.

”Itu ruang terbuka hijau. Dan memang tidak boleh ada kios liar di sana. Kita berharap ditertibkan,” katanya.(ian)