
foto: iman wachyudi / batampos
batampos.co.id – Ribuan guru madrasah masih menunggu informasi pencairan insentif mereka dari Pemerintah Kota Batam. Sebelumnya Kementerian Agama telah menyerahkan sedikitnya 1.200 data guru calon penerima insentif.
Kepala Kantor Kemenag Batam, Zulkarnain mengatakan kewenangan pencairan insentif untuk guru madrasah itu berada di Pemko Batam.
“Saya kan baru bertugas. Jadi saya belum tahu ini. Kalau untuk data sudah kami serahkan,” kata dia, Kamis (7/3).
Ia menjelaskan hingga saat ini belum mengetahui sudah sampai dimana proses rencana pencairan insentif tersebut.
“Saya pelajari dululah. Mekanismenya seperti apa,” imbuhnya.
Lanjutnya pembayaran insentif ini diserahkan kepada Pemko Batam. Sebagai penerima pihaknya hanya menungu keputusan dari Pemko Batam.
“Mereka minta data sudah kami serahkan. Cuma kapan waktu pencairannya itu di Kesra Pemko Batam. Kapan cairnya itu belum saya dapat informasi,” jelas pria yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Pendataan Haji ini.
Ia mengaku belum ada berkomunikasi dengan Pemko Batam karena masih dilantik sebagai mengepalai Kemenag Batam. “Nanti akan kami koordinasi lagi. Kapan waktu cair dan besarnya itu saya belum dapat info,” ucap pria berkacamata ini.
Sementara itu, Salah seorang guru madrasah di Sekupang, Muslimin mengatakan belum menerima informasi terkait pencairan insentifnya meskipun sudah memasuki bulan ketiga di tahun 2019 ini.
“Kalau dijanjikan ya ditunggu saja. Walaupun kemarin katanya bulan ini,” kata dia.
Ia bersama tenaga guru madrasah lainnya mengaku tidak mengetahui pasti kendala pencairan insentif ini. Tahun lalu lanjutnya, bahkan tidak ada sama sekali insentif yang diterima.
“Kalau jelas dihapus ya kami tak berharap lagi lah. Ini kan masih dikasih angin mau dicairin,” keluhnya.
Sebenarnya ia sudah tidak berharap mengenai insentif ini. Jika memang tidak dianggarkan tahun ini cukup ditegaskan saja.
“Mereka tinggal bilang tak ada insentif lagi. Jadi kami ya tak pikirkan lagi lah,” ucap Muslimin. (yui)
