Yati Rohaeti saat diinterogasi.
foto: Hang Nadim

batampos.co.id – Sejak Januari lalu, Pihak Bandara Internasional Hang Nadim mengamankan 13 orang kurir Narkoba. Totalnya, petugas sudah mengamankan 4.943 gram sabu dan 677 butir ineks. Kebanyakan dari mereka diamankan di Security Check Poin (SCP) pertama terminal Keberangkatan Hang Nadim.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim Batam, Suwarso, Sabtu (9/3) mengatakan, para kurir narkoba ini melakukan berbagai modus agar barang haram tersebut bisa masuk ke dalam pesawat. Ada yang memasukkannya ke tas ransel, tas jinjing, dalam sepatu, dililitkan dalam tubuh, hingga dimasukan dalam dubur serta kemaluan.

Loading...

“Paling sering dimasukan dalam sepatu,” ujarnya.

Ia mengatakan, saat ini pihak otoritas bandara memberlakukan sistem keamanan berlapis di Hang Nadim. Calon penumpang akan melalui proses pemeriksaan sebanyak dua kali. Apabila ada upaya penyelundupan narkoba, dan tidak terdeteksi di SCP pertama. Maka dapat terpantau di SCP kedua.

Tak hanya melakukan pemeriksaan melalui X-Ray tiap-tiap SCP, pihak bandara juga menerapkan pemeriksaan secara manual melalui beberapa orang petugas. Pihak bandara menempatkan 11 petugas pemeriksaan di setiap SCP bandara. Empat orang diantaranya mengawasi calon penumpang saat melewati walkthrough di terminal keberangkatan.

“Mereka akan langsung melakukan pemeriksaan secara manual, terutama kepada calon penumpang yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan,” katanya.

Kemudian, ada dua petugas yang khusus mengawasi dan memantau layar monitor X-Ray. Selanjutnya ada tiga petugas di depan pintu terminal keberangkatan, dan dua orang lainnya yang bertugas mengawasi sistem keamanan secara keseluruhan.

Tahun 2018 lalu, petugas Bandara Internasional Hang Nadim mengamankan 42 kurir sabu. Barang bukti yang diamankan 32,492 kilogram sabu. (ska)

Loading...