batampos.co.id – Hilir mudik kendaraan proyek pengangkut tanah di sekitar Jalan Brigjen Katamso atau sekitar kawasan industri galangan kapal Tanjunguncang memantik keluhan dari masyarakat. Pasalnya, aktivitas kendaraan itu menyebabkan jalan kotor dan berdebu serta mengganggu pernapasan warga.
Masyarakat dan juga pekerja galangan kapal rentan terserang penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Akut (Ispa), karena setiap saat harus berhadapan dengan tebalnya debu di sepanjang jalan. Masyarakat juga tak bisa mengelak sebab itu satu-satunya akses jalan utama di sana.
”Sudah banyak yang bermasalah dengan gangguan pernapasan karena kondisi jalan ini. Dari ujung ke ujung penuh dengan debu, sekitar sebulan ini lewat, saya berobat karena sakit Ispa,” ujar Suherman, warga perumahan Putera Jaya Tanjunguncang, Batuaji, kemarin.
Dalam beberapa waktu terakhir, kendaraan proyek yang mengangkut tanah melintasi jalan utama tanpa menutup bak muatannya. Sehingga, tanah jatuh dari bak dan berceceran di jalan. Semakin hari, debu yang berceceran semakin tebal. Selama musim panas ini, kondisi jalan tersebut bak gurun pasir. Jika ada kendaraan di depan maka warga atau pengendara lain di belakang akan berhadapan dengan tebalnya debu jalanan tadi.
”Kalau disiram jadi becek dan berlumpur. Ini juga menggangu karena jalan jadi licin sehingga rawan kecelakaan,” kata Suherman lagi.
Belum lama ini, pihak Puskesmas Seilekop menyebut Ispa masih menjadi penyakit yang paling banyak diderita warga Sagulung dan Batuaji. Hingga pertengahan Januari lalu, tercatat ada 300 kasus Ispa. Padahal, tiga bulan sebelumnya, jumlah penderita hanya sekitar 200 kasus. Tingginya kasus ISPA di Sagulung ini disebabkan beberapa faktor yakni cuaca panas dan berdebu, serta pola hidup kurang sehat.
”Menjaga pola hidup sehat, biasanya dimulai dari lingkungan tempat tinggal,” ujar Erizal, kepala Puskesmas Seilekop.
Kasus serupa juga terjadi Puskesmas Seilangkai, Sagulung. Di puskesmas ini juga tercatat penderita Ispa menjadi yang paling dominan di antara pasien yang berobat.
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Batam, Didi Kusmarjadi mengatakan Ispa adalah penyakit yang paling banyak diderita warga yang berobat ke Puskesmas.
“Ispa masih yang tertinggi,” kata Didi, beberapa waktu lalu.
Ia mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga pola hidup sehat, serta mengimbau agar mengurang aktivitas di luar rumah. Begitu juga dengan kebersihan lingkungan tempat tinggal atau kerja harus diperhatikan agar terhindur dari serangan-serangan penyakit yang membahayakan tubuh. (eja/cr1)
