foto: batampos.co.id / cecep mulyana

batampos.co.id – Pembayaran Pajak Bumi Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) melalui gerai Indomaret merupakan salah satu perluasan yang dilakukan oleh Bank Jabar Banten (BJB) untuk memudahkan Wajib Pajak (WP) di Kota Batam. Secara resmi, kegiatan tersebut diluncurkan Wali Kota Batam Muhammad Rudi di Kantor Wali Kota Batam, Batam Center, Selasa (12/3).

Pimpinan Cabang Bank BJB Batam Asep Wahyu Ismail mengatakan, peluncuran pembayaran PBB-P2 Kota Batam melalui Indomaret ini diharapkan memudahkan masyarakat dalam membayar kewajiban PBB-P2 sebelum jatuh tempo 31 Agustus 2019 mendatang.

“Karena jika masyarakat Batam membayar kewajiban PBB-P2 sebelum jatuh tempo, maka target penerimaan PBB-P2 di Kota Batam akan tercapai,” ujar Asep didampingi Divisi Institutional Banking BJB Bandung Yeni Fatimah Afriani, Divisi Transaction & International Banking BJB Bandung Argan Hasta Nugraha, dan Pemimpin Group Bisnis Komersial Kantor Wilayah BJB Jakarta Eri Hakim.


Ia menambahkan, pembangunan di Kota Batam khususnya pembangunan fisik membutuhkan dukungan pembiayaan yang sangat besar. Biaya pembangunan diperoleh dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Batam.

“Salah satu yang menjadi penyumbang terbesar PAD Kota Batam adalah sektor pajak yakni PBB-P2,” sebutnya.

Tahun ini, PBB-P2 menyum-bang target senilai RP 168 miliar untuk Kota Batam. Maka dari itu, Pemerintah Kota Batam mengajak masya-rakat sebagai WP baik per-orangan, pengusaha maupun badan usaha untuk berperan aktif menunaikan kewajiban pembayaran PBB-P2 sebelum jatuh tempo.

Lebih lanjut, para wajib pajak (WP) Batam dapat membayar pajak di 15.599 gerai Indomaret yang tersebar di Indonesia. Cukup menyampaikan Nomor Objek Pajak disertai tahun pajak yang akan dibayar. Setelah itu proses pembayaran bisa dilakukan secara tunai atau dengan menggunakan kartu debit.

“Batasan yang digunakan untuk pembayaran PBB melalui Indomaret yaitu nominal pajak sampai dengan Rp 5 juta, dan setiap transaksi akan dikenakan biaya admin sebesar Rp 5 ribu,” jelas Asep.

Sementara Development Manager Indomaret Batam Lawrence Sagala menuturkan, terdapat ratusan gerai Indomaret di Batam yang siap melayani PBB-P2 ini. Bisa melalui e-kios atau kasir Indomaret.

“Prosesnya tidak sampai 5 menit, dan untuk operasionalnya bisa diproses kapan saja (24 jam),” ucap Lawrence.

Ditemui secara terpisah, Pemimpin Divisi Corporate Secretary Bank BJB M. As’adi Budiman berharap dengan adanya layanan pembayaran PBB-P2 yang lebih maksimal ini membuat para WP memiliki opsi dan menerima kemudahan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat dalam membayar pajak daerah.

“Dengan begitu, kita dapat mendukung pencapaian target penerimaan setoran pajak daerah khususnya PBB-P2 di wilayah Kota Batam yang sejalan dengan pencapaian misi Bank BJB, yaitu mendukung peningkatan pendapatan daerah bagi pemerintah daerah di setiap wilayah operasional Bank BJB berada, khususnya dalam hal ini penerimaan pajak di Kota Batam,” ungkapnya.

BP2RD Keliling di Tiap Kecamatan

Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BP2RD) Kota Batam berupaya meningkatkan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak mela-lui berbagai kemudahan yang diberikan. Satu di antaranya adalah dengan berkeliling ke kecamatan-kecamatan dalam kegiatan Bulan Panutan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) tahun 2019.

“Tingkat kepatuhan biasanya 65-67 persen. Pada 2018, angkanya mencapai 70 persen. Kami berharap tingkat kepatuhan masyarakat membayar pajak tahun ini bisa mencapai di atas 75 persen,” kata Kepala BP2RD Batam Raja Azmansyah, Selasa (12/3).

BP2RD, lanjutnya, akan keliling ke kecamatan-kecamatan untuk memungut PBB-P2 dari wajib pajak dengan menggandeng bank-bank yang bekerja sama. Yakni BRI, BTN, Bank Riau Kepri, dan Bank BJB. Dimulai Sabtu (16/3), tim akan turun di Mall Botania 2 Kecamatan Batam Kota. Keesokan harinya, Minggu (17/3), tim turun ke Pasar Penuin Kecamatan Lubukbaja.

Pekan kedua, dilanjutkan ke Lapangan Sepak Bola Seipancur, Kecamatan Seibeduk pada Sabtu (23/3) dan SP Plaza Kecamatan Sagulung pada Minggu (24/3). Selanjutnya di Fanindo depan BTN Kecamatan Batuaji pada Sabtu (30/3) dan Tiban Centre Kuliner Kecamatan Sekupang pada Minggu (31/3) pekan ketiga.

Lokasi berikutnya adalah Harbour Bay Mall, Kecamatan Batuampar pada Sabtu (6/4) dan Pertokoan Bengkong City Centre Kecamatan Bengkong pada Minggu (7/4). Pekan selanjutnya di Kabil Kecamatan Nongsa pada Sabtu (13/4) dan Lapangan Indra Sakti Kecamatan Belakangpadang pada Minggu (14/4). Serta pekan terakhir di Pulau Buluh Kecamatan Bulang pada (27/4) dan Kantor Camat Galang pada Minggu (28/4).

Selain menjemput bola dengan Bulan Panutan PBB-P2, kemudahan pembayaran pajak daerah ini juga diberikan melalui kerja sama Bank BJB dengan Indomaret. Mulai tahun ini wajib pajak bisa membayar PBB-P2 di gerai Indomaret mana saja. Batam menjadi kota ke-13 yang dapat menjalankan layanan ini.

“Bank Riau Kepri juga sedang merencanakan kerja sama dengan pihak ketiga, untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam membayar pajak. Tak hanya PBB tapi juga pajak lainnya. Mung-kin ke depan juga bisa dengan Go-Pay. Tentu ini akan lebih memudahkan,” tuturnya.

Raja menyambut baik dan memberi respons positif terhadap inovasi layanan yang disediakan perbankan tersebut. Hal ini akan mempermudah masyarakat dalam memenuhi kewajiban pajaknya. Sehingga target pajak bisa tercapai dalam waktu secepatnya.
Menurutnya PBB-P2 ini adalah pajak daerah dengan target nomor tiga terbesar setelah Pajak BPHTB dan Pajak Penerangan Jalan Umum. Tahun 2018 PBB-P2 ditargetkan sebesar Rp 158 miliar, dan terealisasi 97,69 persen atau Rp 154,9 miliar.

“Tahun 2019 ini target kembali ditingkatkan menjadi Rp 165 miliar,” sebutnya.

Wali Kota Batam Muhammad Rudi berharap masyarakat Kota Batam segera menunaikan kewajibannya membayar PBB-P2. Karena pajak daerah ini dibutuhkan untuk pembangunan Kota Batam.

“Dengan kegiatan Bulan Panutan, dan berbagai kemudahan pembayaran, mudah-mudahan bisa tercapai 100 persen. Saya titip ke masyarakat. Uang ini akan dikembalikan ke masyarakat dalam bentuk pembangunan fisik dan sebagainya. Maka kita sangat butuh, salah satunya PBB untuk pembangunan Batam ini,” pesan Rudi.(nji/rng)

Loading...