batampos.co.id – Bramuliar dibekuk jajaran Polsek Batuaji, akhir pekan lalu. Pria yang sudah hampir setahun menganggur ini merupakan pelaku pembobolan kafe di komplek ruko Waheng Center, Batuaji, Rabu (6/3/2019) lalu.
Aksi pembobolan ayah tiga ini mulanya berjalan mulus sebab dia dan Is salah satu rekannya yang masih buron beraksi saat penghuni kafe tengah terlelap tidur sekitar pukul 05.00 WIB.
Dia dan is berhasil bawa pulang 20 botol minuman beralkohol merk Chivas yang dikemas dalam tiga kardus serta satu unit laptop. Mikol dibawa oleh Is dan Laptop dibawa oleh Bramuliar ke rumah mereka masing-masing. Keduanya berencana akan menjual hasil curian tersebut, namun sebelum terjual Barmuliar malah didatangi polisi ke rumahnya. Dia tak bisa mengelak sebab aksi pembobolannya terekam kamera CCTv kafe.
“Lagian Laptop curian tadi masih ditangan dia jadi dia tak bisa ngelak,” ujar Kapolsek Batuaji Kompol Syafruddin Dalimunthe.
Is temannya sempat dikejar polisi ke rumah kediamnya namun Is duluan kabur sebelum polisi datang. “Sudah kami cari tapi belum dapat,” kata Dalimunthe.
Kepada wartawan, Bramuliar mengakui perbuatannya itu. Dia nekad membobol kafe karena terdesak membutuhkan uang untuk melunasi biaya ujian semester tiga anaknya yang masih sekolah.
“Anak saya tiga mau ujian (sekolah) semua. Mereka butuh uang pak, sementara tabungan saya sudah habis karena sudah hampir setahun menganggur pak. Saya akui saya salah dan saya menyesal pak,” kata Bramuliar.
Bramuliar mengaku sebelumnya dia adalah pekerja serabutan termasuk memasang pipa air. Namun setahun belakang tak ada proyek lagi sehingga dia di rumah saja. Dia berharap agar pihak kepolisian mau memaafkan perbuatannya itu.
“Kalau bisa sih Pak. Tapi kalau memang harus dihukum saya siap,” ujarnya. (eja)
