Minggu, 5 April 2026

Sampah Menumpuk di Drainase Sagulung

Berita Terkait

foto: batampos.co.id / yulitavia

batampos.co.id – Kesadaran sebagian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan di daerah Kecamatan Sagulung, masih tergolong rendah. Pasalnya, sampah plastik menumpuk dan menyumbat saluran drainase, seperti terlihat di jalan Kaveling Baru, Senin (11/3/2019).

Pantauan di lapangan, sampah plastik yang menumpuk hingga menyumbat drainase tersebut, tidak akan terjadi bila saja masyarakat di daerah itu punya kesadaran terhadap lingkungan. Menurut informasi yang didapat masyarakat sampah tersebut sudah hampir tiga bulan menumpuk.

Tumpukan sampah di drainase itu sudah dikeluhkan warga sekitar. Namun, sebagian lainnya tak perduli akan semua yang terjadi. “Kadang aneh aja lihat kayak begini, entah dari mana asalnya, sudah menumpuk gitu aja. Padahal itu ada tempat pembuangan sampah (TPS) pun dekat sini,” ujar Roma, warga yang kebetulan melintas di lokasi tersebut kemarin.

Terlihat jelas sebagian besar sampah yang menutup permukaan parit tersebut berupa styrofoam dan botol plastik air mineral.

“Padahal kita semua tahu, botol plastik benda yang memiliki dampak sangat buruk terhadap residu lingkungan,” kata Roma lagi.

Sampah-sampah dari botol plastik menjadi penyumbang bencana banjir, karena mampu menyumbat aliran air sehingga membuat air menjadi meluap.

“Parit ini kan aliran utama air di kawasan Batuaji dan juga Sagulung. Manti kalau hujan deras parit tersumbat maka air menguap ke jalan dan banjir. Kita juga yang rugi,” papar Anto, warga lainnya. (cr1)

Update