batampos.co.id – Pemerintah Kota (Pemko) Batam tetap fokus membenahi infrastruktur untuk pengembangan sektor pariwisata pada tahun anggaran 2020 mendatang.

“Semua fokus. Kita me­ngembangkan wisata, salah satunya kota harus siap,” ujar Wali Kota Batam Muhammad Rudi dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kota Batam 2020 di Hotel Vista, Kamis (14/3).

Dia mengatakan dalam dua tahun ke depan, Batam bagian timur jalannya sudah selesai sampai ke bandara. Termasuk jalan menuju kawasan Mukakuning. Jalan tersebut harus diselesaikan dan itu merupakan awal agar menyelamatkan Batam bebas dari kemacetan.


“Jalan arteri akan selesai, tembus sampai ke Polda, termasuk sampai Tanjunguncang dan Tanjungpiayu,” sebut Rudi.

Pembangunan dan pembenahan infrastruktur tersebut, kata Rudi, tujuannya untuk menyambut wisatawan. Maka dari itu, proyek pembangunan yang dimulai tahun lalu akan kembali dilanjutkan, agar target 2,4 juta wisatawan mancanegara (wisman) tercapai tahun 2019 ini.

Tak hanya itu, pembukaan jalan ring road dari Jodoh menuju Tiban menjadi salah satu cita-cita Rudi agar meningkatkan kunjungan wisman.

“Pemko tidak sendiri. Karena Pemprov (Pemerintah Provinsi) juga ikut membangun Batam melalui jalan nasional. Ada 25 kilometer jalan nansional yang akan dibangun. Dan saya berharap segera diselesaikan tahun ini juga,” ucap Rudi.

Poin selanjutnya, sambung Rudi, keinginannya untuk menyambung wisata Pulau Putri dan Pantai Nongsa. Me-nurut dia, lokasi ini akan ditimbun dengan pasir. Total pengembangan dua lokasi ini mencapai 400 hektare.

Menurutnya, pengembangan dua lokasi ini selain membawa manfaat bagi pariwisata Batam secara umum, juga akan memberi manfaat secara ekonomi bagi warga setempat.

Pulau Putri
foto: youtube

“Pulau Putri secara umum sudah selesai, tapi ada yang harus kita tambah. Sekarang kita lagi tambahkan pohon di sana, kolamnya juga masih belum selesai, ada sedikit bantuan dari pusat,” terangnya.

Sementara Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto mengatakan, musrenbang dilakukan bertahap mulai dari tingkat kelurahan, kecamatan, dan kota.

“Nanti hasil rapat ini, kemudian rapat Penyusunan Rencana Kerja Pimpinan Daerah (RKPD). Dan selanjutnya nanti juga akan dipersiapkan menjadi KUA-PPAS (Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara) tahun 2020,” ujarnya.

Dikatakannya, pelaksanaan musrenbang tahun ini berjalan tepat waktu dan sesuai prosedur tahapan aturan dan ketentuan. Saat ini, yang menjadi fokus adalah pembangunan dan pembenahan infrastruktur. Tak hanya jalan, termasuk juga pembangunan sekolah, perkantoran, dan gedung-gedung publik.

“Kita melibatkan seluruh komponen juga, baik kota, provinsi, DPD, dan DPR RI,” sebutnya.

Kegiatan tersebut, lanjutnya, untuk menampung usulan-usulan rencana pembangunan supaya ada kesinergian dan kesamaan berpikir. Yaitu untuk merumuskan dan menampung usulan-usulan rencana pembangunan di tingkat kecamatan sampai tingkat kota. “Semoga hasil musrenbang ini lebih cepat dan menghasilkan yang baik, sehingga Pemko Batam bisa menyusun RKPD-nya,” jelasnya.

Pengerjaan Jalur Dua Sekupang-Batuaji Dimulai

Pengerjaan lanjutan proyek dua jalur di Jalan Diponegoro atau Sekupang menuju Batuaji mulai dikerjakan. Kepala Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBM-SDA) Kota Batam Yumasnur me-ngatakan, sebelum mengerjakan jalur yang baru, penger-jaan pembenahan terlebih dahulu dilakukan di jalur yang lama sepanjang 2,9 kilometer.

Saat ini, kata dia, pengerjaan sudah mulai dikerjakan. Sedangkan untuk jalur dua baru mulai akhir Maret ini. Namun sebelum memulai membangun jalan, pengerjaan akan terlebih dahulu fokus pada pembangunan drainase. Saat ini lahan yang akan dibangun masih berupa tanah, dan itu membutuhkan waktu untuk dibenahi.

foto: batampos.co.id / dalil harahap

Jalan sepanjang kurang lebih 4 kilometer tersebut dikerjakan oleh pemerintah pusat. Pusat mengucurkan anggaran hingga Rp 40 miliar untuk menyelesaikan pembangunan jalan dua jalur yang sempat terbengkalai pasca-dibangun 2014 lalu.

Yumasnur mengungkapkan, pengerjaan jalan nanti akan dikerjakan hingga pengaspalan jalan. Secara bertahap seluruh jalan yang ada di Batam akan terus dibenahi dan ditingkatkan. Selain jalan nasional, tahun ini Pemko Batam juga melanjutkan pelebaran jalan yang sudah dimulai tahun lalu.

Tidak hanya itu, dia mengatakan dalam waktu dekat ini, mungkin alat berat juga mulai turun ke lokasi yang akan dilebarkan. Ia berharap pengerjaan jalan tidak mengganggu arus lalu lintas dari Sekupang Batuaji maupun sebaliknya nanti.

“Mudah-mudahan tidak ada masalah. Pengerjaan akan selesai tahun ini sesuai dengan tahun anggaran,” ungkapnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam Muhammad Rudi mengatakan pengerjaan akan dilaksanakan Maret mendatang. Peningkatan akses jalan menjadi dua jalur ini akan dibangun sepanjang empat kilometer. Rudi mengakui selama ini banyak sekali permintaan untuk melanjutkan pelebaran jalan tersebut. Sebab merupakan jalan utama yang menghubungkan Kecamatan Sekupang dengan Batuaji.

“Alhamdulillah, permintaan saya direspon pusat. Dan jadilah jalan itu ditingkatkan,” imbuhnya.(yui/une)

Loading...