Sejumlah warga saat melakukan joging dilapangan Engku Putri Batamcenter. Engku putri menjadi salah satu saran olahraga dan juga hiburan bagi warga Batam.
Foto: Cecep Mulyana/Batam Pos

batampos.co.id – Menunjang kesehatan, olahraga penting dilakukan. Namun, tak sedikit yang mengabaikan hal tersebut dengan alasan waktu yang tidak cukup.

Lari adalah olahraga yang paling fleksibel karena dapat dilakukan oleh siapa saja, kapan, dan dimana saja. Hal inilah yang mendukung terbentuknya komunitas Sukalari Batam, bersama komunitas lari lainnya.

Ketua Sukalari Batam Zulfakar Kenang mengatakan, Sukalari Batam semulanya tercetus dari personel yang hobi lari di lingkungan Perumahan Sukajadi.


”Sering ketemu waktu latihan, akhirnya di bentuk komunitas ini sejak Juni 2018 lalu,” ujar Zulfakar.

Ia menjelaskan, komunitas ini tidak menutup kesempatan bagi masyarakat yang ingin bergabung. Saat ini, tercatat hampir 50 anggota yang datang dari berbagai profesi dan kalangan masyarakat, baik lokal maupun warga negara asing (WNA).

”Dalam kegiatan rutinnya kami menerapkan latihan setiap Selasa dan Kamis mulai pukul 05.30 WIB, dengan titik kumpul di Sukajadi Jogging Track,” sebut karyawan swasta ini.

Sementara untuk Sabtu dan Minggu, kerap dilakukan latihan gabungan dengan komunitas lari Batam lainnya. Di antaranya ABC Runners Club, Crazy Run Batam, dan Batam Free Athlete. Jarak tempuh lari minimal 5-20 kilometer.

”Untuk lari jauh mulai 15-20 kilometer biasanya kami lakukan di tempat yang berbeda-beda setiap Minggunya,” ungkapnya.

Didampingi pencetus Sukalari Batam Ayong dan Emilia, Zulfakar berharap komunitas lari di Batam bisa terus berkembang dengan mengajak masyarakat untuk membudayakan olahraga lari.

”Olahraga ini setidaknya hanya cukup bermodal sepatu, sehingga tidak menjadi alasan yang berat untuk rutin melakukannya. Semoga masyarakat di Batam bisa ikut bersama komunitas Sukalari Batam guna hidup yang lebih sehat dengan olahraga lari,” tuturnya.(nji)

Loading...