Minggu, 5 April 2026

Lewat Jalur Tikus, Bayar Rp 4 Juta Per Orang

Berita Terkait

TKI diperiksa anggota Polresta Barelang.
foto: batampos.co.id / eggi

batampos.co.id – Jajaran Sat Reskrim Polresta Barelang mengamankan 155 Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal serta beberapa orang yang diduga terlibat dalam pemulangan TKI dari Malaysia menuju Batam, Sabtu (16/3) malam lalu.

Mereka diamankan di pelabuhan milik seseorang di Tanjungseng­kuang, Batuampar.
Kasat Reskrim Polresta Barelang AKP Andri Kurniawan mengatakan, ke-155 orang TKI yang diamankan itu terdiri dari 120 orang laki-laki, 32 orang perempuan, serta tiga anak-anak.

Andri menjelaskan, penangkapan ratusan TKI ini bermula setelah pihaknya mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa akan ada pemulangan TKI dari Malaysia menuju Batam. Dari informasi tersebut, kemudian dilakukan penyelidikan dan pengintaian di pelabuhan.

“Kami langsung amankan ratusan TKI dan beberapa orang yang terlibat. Sampai saat ini masih kami mintai keterangan,” kata Andri, Minggu (17/3) siang.

Hingga sore kemarin, Sat Reskrim Polresta Barelang belum ada menetapkan tersangka dalam kasus pengiriman TKI ini.

“Kita mintai dulu keterangan semuanya. Setelah itu, baru akan kita lakukan gelar perkara untuk menentukan siapa saja tersangkanya,” ujarnya singkat.

Seorang TKI yang enggan menyebutkan namanya mengatakan, untuk pulang melalui jalur ilegal itu mereka diminta membayar sebesar 1.350 ringgit Malaysia atau sekitar Rp 4.202.050 per orang (kurs 1 ringgit Malaysia=Rp 3.483). Setelah membayar biaya tersebut, mereka dibawa ke suatu tempat yang tidak mereka kenali di Malaysia.

Ia mengaku, bersama rombongan dibawa masuk menyusuri hutan belantara untuk menuju ke pinggir pantai di Malaysia. Proses pemberangkatan tidak bisa dilakukan langsung, karena pihak agen harus memastikan situasi aman. Sebab polisi Malaysia rajin melakukan patroli untuk mengantisipasi pemulangan maupun pengiriman TKI melalui jalur ilegal.

“Setelah aman itu kami langsung diberangkatkan. Dari Malaysia kami berangkatnya malam. Sampai di Batam sekitar subuh dan kami ditangkap,” ujar TKI tersebut. (egi)

Update