
batampos.co.id – Setelah lama tidak tersentuh, Stadion Temenggung Abdul Jamal akan dikembangkan menjadi kawasan pariwisata olahraga. Konsepnya cukup ringan yakni menggabungkan konsep olahraga ditambah dengan konsep MICE.
”Kegiatan olahraga itu, aktivitasnya tidak setiap hari. Makanya kami buatkan kajian pengembangan Tumenggung jadi sportpolis, yakni sebuah kawasan olahraga digabung dengan konsep Meeting, Incentive, Convention and Exhibition (MICE) untuk percepatan kegiatan ekonomi di sana,” kata Direktur Pemanfaatan Aset BP Batam Dendi Gustinandar, Sabtu (23/3).
Dengan konsep tersebut, masyarakat Batam bukan hanya berolahraga, tapi juga bisa rapat, belanja, menggelar konvensi dan lainnya.
”Makanya ini nanti harus mencari rekan kerja sama. Kita coba tawarkan konsep ini kepada para investor,” paparnya.
Konsepnya akan menyerupai Komplek Stadion Senayan di Jakarta.
”Contohnya Senayan jadi satu kawasan kegiatan ekonomi yang sangat besar. Banyak orang di sana melakukan berbagai kegiatan ditam-bah banyaknya hiburan se-perti konser dan acara lainnya,” katanya.
Proses sounding market atau menawarkan ke pasar akan segera dilakukan pada tahun ini.
”Selain ide dari BP, kami juga membutuhkan opini dari sudut pandang yang berbeda, dari masyarakat maupun investor,” ungkapnya.
Sebelumnya, TAJ tampaknya memang tidak diperhatikan. Beberapa tahun lalu, banyak infrastruktur stadion yang rusak seperti bangku, kabin pelatih dan lain-lain. Sedang-kan rumputnya tampak tumbuh liar dan juga banyak terdapat genangan air.
Keadaan tersebut mulai berubah saat Lukita Dinarsyah Tuwo memimpin BP Batam. Di Temenggung sering diadakan perlombaan khususnya menyambut Hari Bhakti BP Batam pada Oktober tahun lalu. Infrastruktur diperbaiki dan dicat, rumput ditata rapi dan penjagaan diperketat.
Beberapa waktu lalu ketua KONI Kepri Johanes Kennedy juga meminta agar stadion tersebut direvitalisasi. Harus dibuat sebagus dan seindah mungkin.
“Harus dibuat konsep agar di sana bukan hanya untuk pertandingan. Tetapi bisa digunakan untuk tempat bersantai masyarakat. Sambil olah raga bisa nyantai,” katanya. (leo)
