
Apakah anda sama sekali belum pernah mendengar nama Jakarta Aquarium Indonesia? Wah, jika demikian adanya anda sedikit ketinggalan info ya. Karena tempat wisata di Jakarta ini sudah sejak 2016 lalu. Nah, sebenarnya apa Jakarta Aquarium Indonesia itu?
Pengertian Jakarta Aquarium Indonesia
Jakarta Aquarium Indonesia merupakan sebuah destinasi wisata baru yang mengusung konsep berlibur di alam, khususnya keanekaragaman hayati yang terdapat di bawah laut Indonesia. Tempat ini menjadi satu dengan Mal Neo SOHO di Jakarta Barat dan telah dibuka sejak Desember 2016 lalu dalam rangka memperingati hari ulang tahun ke-30 Taman Safari Indonesia.
Ya, untuk menghadirkan tempat ini, pihak pengelola yaitu Taman Safari Indonesia bekerja sama dengan Aquaria KLCC Malaysia. Jakarta Aquarium Indonesia beralamat di Jalan Letjen S. Parman Kav. 28, Jak-Bar. Tepatnya di Neo SOHO lantai LG 101 – LGM 101. Yuph, Neo SOHO memang diketahui sebagai mal pertama di Indonesia yang memiliki akuarium raksasa.
Harga Tiket dan Jam Operasional
Jakarta Aquarium Indonesia berada di dalam Mal Neo SOHO. Karena itu jam operasionalnya sama, yakni: jam 10 pagi sampai jam 10 malam.
Harga tiket untuk mengunjungi Jakarta Aquarium Indonesia bisa dibilang relatif untuk rata-rata masyarakat Indonesia. Para pengunjung yang ingin melihat ikan-ikan berenang di dalam mal harus merogoh kocek sekitar 125 ribu rupiah (tiket anak-anak) dan 150 ribu rupiah (tiket dewasa). Itu hari biasa. Ketika akhir pekan, harga tiket masuknya akan naik sedikit lebih mahal. Sekitar 150 ribu rupiah (tiket anak-anak) dan 200 ribu rupiah (tiket dewasa).
Harga tiket di atas merupakan harga tiket reguler. Artinya anda tidak akan bisa menikmati fasilitas teater 5D atau Aqua Trek. Karena untuk menambah dua fasilitas tersebut, anda harus membayar sedikit lebih mahal. Selain itu tiket dengan fasilitas teater 5D atau Aqua Trek bisa untuk bebas masuk-keluar Jakarta Aquarium Indonesia. Tentu di hari yang sama.
Namun jika anda membeli tiket Jakarta Aquarium Indonesia di agen perjalanan online, contohnya di www.traveloka.com, maka akan mendapatkan potongan harga dari ketiga jenis tiket tersebut. Tiket reguler, tiket reguler plus teater 5D, dan tiket reguler plus masuk wahana Aqua Trek.

Wahana dan Pertunjukan di Jakarta Aquarium Indonesia
Dengan harga tiket yang relatif tersebut, apa yang akan didapatkan oleh pengunjung? Jakarta Aquarium Indonesia memiliki wahana-wahana bagus dan pertunjukannya yang terkenal, yaitu Pearl of the South East. Apa saja itu?
1. 11 Wahana Jakarta Aquarium Indonesia
Masuk ke dalam Jakarta Aquarium Indonesia, anda akan disuguhkan “hutan buatan” yang berada di sisi kanan kiri. Setelah itu anda akan bertemu Otter Tunnel yang menjadi habitat Berang-Berang. Anda bisa melihat aktivitas harian salah satu jenis hewan pengerat itu. Anda juga bisa menyentuh bintang laut, siput, hiu bambu dan lainnya di wahana Touch and Find.
Beberapa wahana lainnya antara lain: Diving Deep, Island of Indonesia, Rainforest of Indonesia, Nursery of the Sea, Swirl and Jewel Tank, Submarine, Rivers of Indonesia, dan Jellyfish Magic.
Anda juga bisa merasakan kehidupan bawah laut secara langsung di wahana Aqua Trek. Di wahana ini, anda bisa menemukan ikan pari, hiu, grouper raksasa, dan hewan air lainnya.
Selain wahana-wahana di atas, anda juga bisa menikmati menu makanan khas restoran laut di Pingoo Restaurant. Di restoran ini, anda akan melihat para penguin berlarian kesana kemari dengan dibatasi oleh kaca.
2. Pertunjukan Pearl of the South Sea
Apakah anda sudah puas berkeliling di wahana-wahana yang ada di vJakarta Aquarium Indonesiav? Jika iya, jangan langsung keluar ya. Khususnya di jam 13.00, 15.00, dan 17.00. Tontonlah pertunjukan drama teater Pearl of the South Sea.
Pertunjukan ini menggabungkan aksi dan tata panggung yang ciamik, sehingga para pengunjung akan menikmati jalan cerita yang disuguhkan.
Bagaimana sih plot Pearl of the South Sea? Secara garis besar, drama teater ini mengisahkan tentang Ratu Jahat yang ingin menguasai sebuah kerajaan. Dimana, ia menjampi-jampi Putri Raja yang merupakan putri tirinya, hingga wajah sang putri memburuk. Sang Putri Raja pun diusir dari kerajaan dan pergi ke laut. Di sana ia bertemu kepiting yang membawanya ke dasar samudra.
Dalam kelanjutan ceritanya, Ratu Jahat membunuh Raja. Para prajurit kerajaan pun berusaha menangkap Ratu Jahat. Hal itu membuat Ratu Jahat berubah menjadi kalajengking berkepala dua. Ia dikalahkan oleh naga yang muncul dari dalam samudra. Raja hidup kembali, dan bertemu dengan putrinya yang kini telah berubah menjadi putri duyung. (*)
