foto: batampos.co.id / cr1

batampos.co.id – Para pencari kerja (pencaker) masih terlihat menyerbu Kawasan Industri Batamindo di Mukakuning untuk mencari lowongan kerja, Selasa (15/3/2019).

Pantauan Batam Pos kemarin, ratusan pencaker memadati Community Center (CC) Batamindo. Mereka rela antre sejak pagi untuk menyerahkan berkas persyaratan lamaran pekerjaan meskipun tak setiap hari ada lowongan kerja.

Menurut informasi, ada satu perusahaan di kawasan industri itu yang membuka lowongan kerja untuk posisi teknisi dan Quality Assurance (QA). Namun, karena persyaratan mengharuskan yang berpengalaman kerja, tak ayal membuat puluhan pencaker kecewa karena tidak memiliki pengalaman kerja.

”Infonya awal tahun ini ba-nyak buka lowongan pekerjaan, tapi setiap datang ke sini lowongan tak selalu ada, sekalinya ada langsung ramai banget,” ujar Ilham, pencaker asal Jambi, kemarin.

Meskipun lowongan tidak ada setiap hari, hal ini berbanding terbalik dengan jumlah pencaker yang setiap hari semakin bertambah banyak. Dalam sehari, ratusan bahkan ribuan pencaker berduyun-duyun datang ke kawasan Batamindo untuk mencari informasi lowongan kerja maupun memasukkan lamaran kerja.

Pencaker lain, Saktiawan juga mengaku sulit mendapatkan pekerjaan di Batam. Pa-salnya, beberapa perusahaan yang membuka lowongan kerja meminta persyaratan minimal memiliki pengalaman kerja dan kelengkapan berkas lainnya.

“Susah dapat kerja sekarang, belum lagi persyaratan yang dibutuhkan semakin ketat,” ungkapnya.

Proses penerimaan juga dilakukan sangat ketat. Antara lain melalui pengukuran tinggi badan, jika pelamar tidak memenuhi syarat seperti yang dibutuhkan, pelamar langsung dinyatakan gugur. Selain itu, usia juga ditentukan minimal 18 tahun sampai 24 tahun dan memiliki pengalaman dan pengetahuan tentang elektronika.

”Kemarin sempat mengajukan namun gagal, karena tak punya pengalaman dan persyaratan yang lengkap,” kata-nya kecewa.

Sebelumnya, Manager General Affair Batamindo Tjaw Hoeing mengatakan, sejumlah perusahaan asing telah memilih Batamindo sebagai lokasi pabriknya. Antara lain, Pegatron dari Taiwan, Maruho dari Jepang, Sammyung dari Korea dan Simatelex dari Hongkong.

Untuk lowongan kerja, perusahaan-perusahaan tersebut baru merekrut karyawan level eksekutif seperti Human Resources Departement (HRD), Plant Manager dan lainnya.

”Tinggal buruhnya saja. Proses perekrutannya akan berjalan paralel dengan penyelesaian akhir proses renovasi,” ucapnya.

Untuk perusahaan dengan rekrutan terbesar yakni Pegatron yang akan merekrut 1.000 karyawan. Sedang-kan dua perusahaan lainnya hanya akan merekrut 100-an karyawan saja. Rencananya, perekrutan itu akan dimulai usai Lebaran mendatang. (cr1)